BLITAR - Syalila Arnila Putri Shofa, 13, tak menyangka mendapat kesempatan untuk melakukan show di Thailand. Itu setelah dia memenangkan Duta Heritage Indonesia.
Putri sapaan akrabnya memang tertarik dengan modeling sejak kecil. Tepatnya sejak usia 5 tahun. Keseriusan itu dibuktikan dengan menjuarai berbagai kompetisi.
Bahkan hingga tingkat nasional. “Sejak kecil suka modeling dan tari. Kemudian ikut sekolah modeling juga,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Jumat (29/3).
Selain di bidang pendidikan, siswi kelas 1 sekolah menengah pertama (SMP) ini sibuk mempersiapkan kompetisi modeling.
Yakni, Duta Putri Kebaya di Surabaya dan show modeling di Thailand mendatang.
Show di luar negeri itu sebagai hadiah setelah memenangkan Duta 1 Heritage Indonesia yang diadakan di Jakarta pada Januari lalu.
“Kami ada rombongan sekitar 10 orang yang akan berangkat Mei nanti. Mereka yang juga lolos kompetisi heritage ini,” sambung warga Desa Jeblog, Kecamatan Talun ini.
Untuk itu, beberapa persiapan mulai dilakukan. Seperti di antaranya, latihan catwalk, public speaking, kesehatan, hingga menari. Sebab, selain show juga ada penampilan unjuk bakat.
Seperti pada sesi kompetisi duta heritagelalu, dia menampilkan tari gandrung.
“Kalau di Thailand nanti masih belum tau mau menampilkan apa. Yang pasti tarian tradisional untuk mengenalkan budaya Indonesia,” bebernya.
Meski di usia yang masih muda, Putri sudah sering mengikuti berbagai kompetisi modeling. Baik skala regional maupun nasional.
Seperti di Kediri, Malang, Surabaya, dan Jakarta. Rencana show di Negeri Gajah Putih ini membuatnya sangat excited.
Pasalnya, itu akan menjadi momen pertama kali dirinya melakukan penampilan di luar negeri.
Tentu banyak persiapan agar bisa tampil maksimal. Meski masih duduk di bangku SMP, Putri mengaku menjadi model merupakan cita-citanya.
Hal itulah yang membuat dia serius latihan dan sering mengikuti berbagai kompetisi.
Selain itu, bisa menambah banyak pengalaman, relasi, serta pengalaman. “Rencananya tetap lanjut ke modeling. Tapi karena masih sekolah, saat ini fokus ke pendidikan, “ tandasnya. (ink/c1/sub)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila