Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

SSB Kota Blitar Kurangi Durasi Latihan Selama Puasa, Tetap Semangat dalam Kondisi Haus dan Lapar

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 30 Maret 2024 | 22:10 WIB
TETAP PUASA: Murid sekolah sepak bola (SSB) Putra Batara Kota Blitar sedang menjalani sesi latihan di Lapangan Bangsongan, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanje
TETAP PUASA: Murid sekolah sepak bola (SSB) Putra Batara Kota Blitar sedang menjalani sesi latihan di Lapangan Bangsongan, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanje

BLITAR - Menjalankan ibadah puasa tidak mengurangi semangat berlatih murid sekolah sepak bola (SSB) Putra Batara Kota Blitar.

Puluhan murid terus berlatih tiga kali dalam seminggu di Lapangan Bangsongan, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul. 

Hanya saja, porsi latihannya dikurangi. Mulai pukul 15.30 WIB, Lapangan Bangsongan sudah mulai ramai anak-anak umur 8 hingga 13 tahun.

Mereka telah memakai jersey SSB Putra Batara dengan warna putih-hitam lengkap dengan sepatu sepak bola.

Dua pelatih terlihat menyiapkan cone sport alias pembatas di tengah lapangan untuk latihan muridnya.

“Untuk porsi latihan selama Ramadan, kami kurangi. Kami perdalam pada skill dasar anak dan menggiring bola.

Harus banyak sentuhan pada bola dan penekanan pada passing,” ujar Ansori, pelatih SSB Putra Batara.

Dia melanjutkan, latihan yang dilakukan selama puasa ini dilakukan untuk murid-murid SSB dengan keahlian memegang atau menggiring bola.

Sementara yang dikurangi adalah latihan yang menguras banyak tenaga. Seperti lari sprint, latihan pertandingan, dan lainnya. Hanya kemampuan dasar saja yang kini diajarkan.

Selama Ramadan, hari latihan masih sama yakni Rabu, Jumat, dan Minggu.

Hanya saja, yang biasanya latihan hingga 2 jam, sekarang maksimal 1,5 jam.

Baca Juga: Kejurprov Tunggu Keputusan Pengurus, PDBI Kabupaten Blitar Terima Member Baru, Bakal Isi Sektor Ini

Untungnya, selama latihan beberapa kali selama Ramadan ini tidak ada kendala. Meski ada beberapa murid yang memilih tidak masuk karena alasan tertentu.

“Mungkin murid yang tidak masuk latihan ketika Ramadan ini karena merasa kondisi tubuhnya berbeda. Sehingga lebih memilih untuk istirahat di rumah,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang murid SSB Putra Batara, Rafa Kaina Putra mengatakan bahwa selama latihan tidak mengalami kendala meski tetap puasa.

Tentu merasa haus, lapar, dan Lelah. Meskipun begitu, dia tetap semangat untuk menjalani latihan sepak bola.

“Harus makan sahur yang banyak dan minum dua gelas air putih, agar tetap semangat dan kuat berlatih sepak bola,” pungkasnya. (jar/c1/hai)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#SBB #murid #Kota Blitar #puasa