Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bapak-Anak Asal Blitar Tewas Hirup Gas Mesin Diesel di Sawah, Begini Kronologinya

Fajar Rahmad Ali Wardana • Minggu, 31 Maret 2024 | 20:05 WIB
Kondisi lubang tempat mesin diesel pompa air yang menjadi lokasi dua pria ditemukan tewas di area persawahan Kanigoro, Kabupaten Blitar
Kondisi lubang tempat mesin diesel pompa air yang menjadi lokasi dua pria ditemukan tewas di area persawahan Kanigoro, Kabupaten Blitar

BLITAR - Bapak dan anak ditemukan tewas di tempat diesel tengah sawah Kelurahan/ Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar Sabtu, (30/3/2024). 

Wajah dua korban itu membiru usai meregang nyawa karena terkena gas beracun dari mesin untuk sedot air tersebut.

Lokasi kejadian yang berada di utara kantor DPRD Kabupaten Blitar itu mendadak ramai dengan adanya penemuan jenazah tersebut.

Diperkirakan, kedua korban meninggal dunia satu jam sebelum ditemukan oleh saksi. “Saya mengetahui sudah banyak orang mendekati lokasi kejadian. 

Kabarnya, bapak-anak itu rumahnya di Kelurahan Satreyan, yang hendak mengairi sawahnya dengan air di sumur dan memakai diesel,” ujar Ali, warga setempat.

Dia melanjutkan, kedua korban ditemukan tidak bernyawa dalam lubang sumur dengan diesel berada di dekat mereka. Istri atau ibu korban yang menemukan pertama kali.

Ibu korban tentu langsung berteriak meminta pertolongan masyarakat sekitar untuk membantu mengevakuasi kedua korban.

Sementara itu, Kapolsek Kanigoro AKP Muhammad Burhanudin menerima laporan adanya orang meninggal dunia pada pukul 09.30 WIB.

Korban bernama Jali, 78, dan anaknya, Wahyu Peni Priantoro, 26, warga Kelurahan Satreyan. 

Mereka saat itu sedang mengairi sawah dengan kondisi mesin pompa air yang berada di bawah permukaan tanah dengan ukuran 1,5 meter dan kedalaman 2 meter.

“Saat mesin diesel menyala, atapnya ditutup dengan seng. Lalu pada saat korban akan mematikan mesin tersebut, korban Jali menghirup gas dari mesin pompa itu. Sehingga korban terjatuh dan meninggal dunia,” kata Burhan.

Baca Juga: Ketahuan Jual Beli Mercon di Medsos, Polisi Ciduk Pelajar Asal Blitar, Segini Bahan Peledak yang Disita

Mengetahui sang ayah tidak kunjung keluar dari tempat mesin diesel, Wahyu mengecek ke dalam dan menemukan ayahnya tergeletak.

Ketika hendak menolong, dia ikut menghirup gas yang berasal dari mesin pompa tersebut sehingga keduanya meninggal di lokasi kejadian.

Dari kejadian tersebut, anggota Polsek Kanigoro menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk membantu evakuasi korban. 

Kedua korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tidak ada bekas luka, tapi wajah korban membiru.

“Kedua korban sudah sejak pukul 06.00 WIB berada di lokasi kejadian. Kemungkinan saat itu akan mematikan diesel.

Namun justru menghirup gas beracun. Kejadian keracunan gas mesin baru kali ini terjadi dan petani harus lebih hati-hati agar tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (jar/c1/din)

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#tewas #Kabupaten Blitar #gas beracun #tengah sawah