Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Cerita Daffa Asahi Hea dan Dafi Atha Hea Asal Blitar yang Menjadi Juara Robotik di Arab Saudi

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 2 April 2024 | 23:00 WIB
KOMPAK: Daffa Asahi Hea dan Dafi Atha Hea menunjukkan piala juara lomba robotik di Arab Saudi.
KOMPAK: Daffa Asahi Hea dan Dafi Atha Hea menunjukkan piala juara lomba robotik di Arab Saudi.

KABUPATEN BLITAR - Nasib mujur mengiringi Daffa Asahi Hea dan Dafi Atha Hea ketika mengikuti perlombaan robotik di Makkah, Arab Saudi. Warga Desa/Kecamatan Wates ini membawa pulang piala dan nama harum Kabupaten Blitar di ajang internasional.

Daffa Asahi Hea dan Dafi Atha Hea adalah kakak-adik yang kembali mengharumkan nama Kabupaten Blitar di kancah Internasional. Kali ini mereka berdua baru saja menjuarai event robotik di Arah Saudi yang digelar awal Maret lalu. Bonusnya, dapat langsung menjalankan ibadah Umroh di tanah suci.

Daffa Asahi Hea mengatakan bahwa dia dan adiknya mendapatkan undangan untuk mengikuti perlombaan 13th Word Robotic For Peace 2024 & Student Conference, di Arab Saudi pada 9-12 Maret. Dia mengikuti lomba robot sumo dengan berat 3 kilo gram (kg). Beberapa pesertanya banyak dari Arab Saudi, Malaysia dan negara asia lainnya.

“Saya main tiga kali melawan anak Arab Saudi dan anak Makasar, hasilnya semua menang. Tidak terlalu ada kendala. Sebelum lomba, robot sempat macet, namun bisa saya tangani dengan dibantu panitia,” ujar Daffa.

Daffa menceritakan, dalam perlombaan ini dia hanya memiliki waktu persiapan 2 minggu untuk latihan mengoperasikan robot sumo. Hasilnya, dia meraih juara 1 dalam perlombaan robot sumo 3 kg.

Bagi Daffa, mengoperasikan robot sumo tidak terlalu berbeda. Bila robot soccer ada tombol untuk menendang hingga memasukkan bola ke gawang. Sedangkan robot sumo, adu kekuatan dan saling dorong di dalam arena lingkaran. Syukurnya robot milik Daffa dapat mendorong robot lawan hingga ke luar arena, dengan durasi pertandinga 4 menit.

“Saya berlatih robot di sekolah dan di rumah bersama adik, dengan menyewa. Sebenarnya ingin merakit robot sendiri, namun khawatir selesainya lama dan tidak bisa dibawa ke perlombaan. Karena harus memasang kerangka dan memrogam robot itu yang cukup lama,” kata Daffa.

Sedangkan, sang adik mengikuti 3 kategori pada ajang perlombaan ini, yakni robotik soccer 1 Kg, sumo 1 kg dan juara 2 sumo 3 kg. Semua kategori dimenangkan oleh Dafi, memang sudah disiapkan kurang kebih 1 bulan. Dari merakit hingga latihan mengoperasikan robot, tentu dengan dilatih oleh gurunya.

Ketika berada di Arab Saudi, Daffa merasakan perbedaan cuaca dengan Indonesia. Karena di negara minyak itu suhunya cepat berubah-ubah. Sebab, dia dan adiknya berada di Arab Saudi selama 12 hari, mengikuti lomba dan langsung umroh.

“Saya awalnya berada di Arab Saudi cukup kedinginan. Namun beberapa hari kemudian panas hingga membuat saya berkeringat ketika berkegiatan di sana. Meskipun begitu, saya awal Ramadan dan Tarawih pertama di Masjidil Haram,” tuturnya.

Daffa berencana untuk ikut lomba robotik lagi. Karena dari panitia penyelenggara yakni International Robotic Training and Competition (IRTC) akan mengadakan lomba di Korea Selatan dengan kategori yang berbeda.

“Kalau ada rejeki lagi, insyaallah saya ikut lagi dengan adik. Doakan saja, semoga bisa terus ikut perlombaan robotik di dalam dan luar negeri,” pungkasnya. (jar/hai)

Editor : Doni Setiawan
#robot #juara #lomba #arab saudi