BLITAR - Berbagai macam kebudayaan dan nilai sejarah telah dimiliki oleh Blitar. Kota yang terletak di kaki Gunung Kelud dan memiliki jarak 160 Km arah tenggara dari Ibukota Propinsi Surabaya.
Selain terkenal sebagai tempat dimakamkannya Sang Proklamator sekaligus presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.
Kota Blitar memiliki berbagai macam julukan, di antaranya yaitu Kota Patria, Kota Lahar, dan Kota Koi.
Tentu saja hal ini mengacu pada nilai sejarah dan kebudayaan yang dimiliki oleh Kota Blitar itu sendiri.
Ada beberapa pula tradisi yang semakin memperlihatkan kekayaan budaya. Simak tradisi dan budaya di Blitar berikut.
1. Gong Kiai Pradah
Tradisi Jamasan Gong Kiai Pradah atau Siraman Kiai Pradah merupakan bentuk perayaan tradisional di Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Praktik kegiatan ini memandikan benda pusaka berupa sebuah gong dengan menggunakan air kembang setaman ini digelar setiap tanggal 12 Rabiul Awal atau bertepatan dengan maulid Nabi Muhammad SAW.
2. Larung Sesaji
Tradisi Larung Sesaji ini dilakukan oleh masyarakat daerah pesisir Pantai Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, setiap tanggal 1 Suro atau 1 Muharram dan dihadiri oleh Bupati Blitar.
Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk ucapan syukur atas nikmat Allah berupa rezeki, keselamatan, dan kekayaan sumber daya yang melimpah.
Tradisi ini bercirikan dengan membawa hasil bumi serta kepala sapi dan membawanya ke dermaga untuk dilarungkan sekitar 3 kilometer di tengah laut.
3. Grebeg Pancasila
Grebeg Pancasila merupakan sebuah tradisi budaya Kota Blitar untuk memperingati hari lahirnya Pancasila.
Tradisi ini hadir atas gagasan dari para seniman serta para budayawan di Kota Blitar. Tujuannya untuk mengenang proses lahirnya Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Grebeg Pancasila menampilkan ciri khas budaya masing-masing daerah di Indonesia. Para peserta berpawai berkeliling kota yang di mulai dari Alon-alon Kota Blitar dan berakhir di Rumah Dinas Wali Kota Blitar.
Demikian beberapa tradisi yang telah dilakukan oleh masyarakat Blitar demi menjaga nilai-nilai keluhuran dan sejarah. Berikut ciri-ciri yang dimiliki kota Blitar. (mg4)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila