Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pencarian Hari Kedua Warga Hanyut di Sungai Brantas Blitar, Tim Sulit Temukan Karena Kendala Ini

M. Luki Azhari • Sabtu, 6 April 2024 | 19:16 WIB
Ilustrasi pemuda asal Blitar hanyut di Sungai Brantas pada Kamis(4/4/2024)
Ilustrasi pemuda asal Blitar hanyut di Sungai Brantas pada Kamis(4/4/2024)

BLITAR - Zaenal Andik Tri Wahyudi hanyut saat berenang di Sungai Brantas, Dusun Boro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, pada Kamis (4/4) lalu.

Memasuki hari kedua kemarin (5/4), tubuh pria 25 tahun itu urung juga ditemukan.

Komandan Tim (Dantim) Basarnas Trenggalek, Dyan Susetyo Wibowo mengatakan, tim masih melakukan pemantuan di sekitar titik kejadian. Namun terkendala banyaknya sampah di permukaan air.

”Kendalanya selain banyak sampah, kondisi perairan juga keruh. Sehingga memang harus pelan dan teliti,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Blitar.

Hari pertama pascakejadian, lebih dari lima orang petugas dikerahkan untuk menemukan korban.

Pencarian masih terfokus di lokasi awal. Pencarian ditutup pukul 17.00 setelah korban yang merupakan warga setempat itu belum tampak.

Kemarin, pencarian dilanjutkan dengan melibatkan 36 personel gabungan. Personel oranye itu bergeser sejauh 15 kilometer (km) ke arah barat, Tulungagung. 

Pencarian mengoptimalkan perahu karet. Namun terhambat lantaran tumpukan sampah dan perairan yang keruh.

”Pencarian dilaksanakan sampai penyeberangan Pema, Ngunut. Radius kurang lebih 15 km dari titik kejadian,” lanjutnya.

Atas hasil tersebut, hari ini petugas kembali melakukan penyisiran.

Tak hanya mengoptimalkan perahu karet, tim Basarnas juga memantau via jalur darat. 

Tidak menutup kemungkinan sampah kembali jadi tantangan petugas mencari keberadaanZaenal. 

“Pencarian masih berlangsung, maksimal sampai hari ketujuh. Besok (hari ini, Red), kami akan ikuti arus ke barat,” tandasnya.

Sebelumnya, warga Dusun Boro, Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, dihebohkan dengan hanyutnya Zaenal.

Korban semula berenang bersama dua temannya yakni Ananda Tegar Satria Wibowo, 17, dan Nur Ulul Azmi, 17. Arus yang deras membuat Zaenal hanyut saat berenang ke sisi selatan. (luk/c1/sub)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#blitar #sungai brantas #hanyut #Basarnas Trenggalek