BLITAR - Kemacetan arus lalu lintas saat mudik Lebaran bisa terjadi di sejumlah titik di Blitar raya. Polisi mengantisipasi kondisi ini dengan memetakan jalur rawan penumpukan volume kendaraan.
Beberapa titik ruas jalan yang rawan macet, yakni simpang empat Kelurahan Pakunden, Kota Blitar hingga simpang tiga Pasar Tugurante, Kabupaten Blitar.
Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP M. Taufik Nabila membenarkan bahwa jalur tersebut masih menjadi titik rawan macet.
Kepadatan arus lalu lintas bahkan sudah bisa dirasakan beberapa hari jelang Idul fitri 1445 Hijriah.
”Ini hasil pengalaman tahun sebelumnya. Simpang empat Pakunden sampai simpang tiga Tugurante, Srengat, rawan macet. Sebelumnya juga telah kami survei," ujarnya kepada Koran ini, Minggu (7/4).
Untuk mengantisipasi kemacetan, pihaknya berencana mendirikan 6 pos pengamanan arus mudik Lebaran.
Salah satunya terletak di tepi simpang empat trafficlight Sanankulon. Posisi pos ini berada di antara Pakunden dan Tugurante.
Dia menilai, kepadatan arus lalu lintas yang terjadi di sepanjang titik itu lantaran simpang tiga Tugurante jadi jalur utama bertemunya pemudik dari Kabupaten Tulungagung dan Kediri. Untuk itu perlu pemantauan ekstra.
”Adapun sistem buka tutup bukan tidak mungkin kita terapkan di Pakunden. Rekayasa lalu lintas ini untuk mengurai kemacetan yang terjadi di titik tersebut,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, wilayah hukum Polres Blitar Kota tidak hanya tiga kecamatan di Bumi Bung Karno. Melainkan turut mengondisikan enam kecamatan lainnya di Kabupaten Blitar. Seperti Kecamatan Nglegok, Ponggok, Wonodadi, Udanawu, Srengat, dan Sanankulon.
Luasnya wilayah yang diampu membuat jajaran kepolisian, dinas perhubungan (dishub) dan sektor terkait lainnya melakukan monitoring.
Ini sudah dilakukan dua pekan sebelum Lebaran. "Kami sudah survei rencana pengamanan arus mudik Lebaran. Rencananya, ada enam pos dibangun di wilayah hukum Polres Blitar Kota," tandasnya. (luk/sub)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila