BLITAR - Selama Lebaran, puluhan personel perangkat daerah tetap bertugas, salah satunya personel pemadam kebarakaran Kabupaten Bitar. Mereka juga masuk dalam tim operasi ketupat.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar, Edy Wiyono menjelaskan bahwa damkar dan satuan pamong praja (Satpol PP) disiagakan di pos-pos yang tersebar di Kabupate Blitar.
“Itu sudah sesuai dengan petunjuk pimpinan. Tim kami itu akan disiagakan di pos-pos , seperti di Kesamben, Kanigoro, dan Srengat,” jelasnya.
Dalam prosesnya, setiap titik pos jaga masing-masing terdapat dua orang dari damkar yang siap siaga setiap hari. Tentunya tidak hanya damkar yang ditugaskan dalam tim gabungan ini.
Pengamanan ini dimulai tangggal 4 April hingga 16 April. Artinya, selama musim mudik hingga lebaran usai, tim damkar akan ikut serta dalam pengamanan di ruas-ruas jalan tertentu.
Hal ini menunjukkan bahwa damkar di Kabupaten Blitar masih belum berdiri sendiri. Namun masih tergabung dalam tim satuan yang terdiri dari satpol PP-Damkar.
Hal ini sudah sesuai dengan regulasi yang dulunya damkar menjadi UPT namun untuk sekarang sudah menjadi bidang sendiri.
“Pengamanan ini bukan tanggap cepat soal pemadaman. Namun ini termasuk operasi ketupat yang setiap tahun dilakukan saat lebaran,” ungkapnya.
Tidak hanya Satpol PP Damkar yang terlibat dalam tim gabugan ini.
Namun, ada beberap tim dari lembaga lain yang juga diturunkan seperti dari POLRI, PMI, dan TNI. (mg2/hai)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila