Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Libur dan Cuti Lebaran, Layanan IGD RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Buka 24 Jam, Simak Penjelasannya

M. Subchan Abdullah • Senin, 15 April 2024 | 21:49 WIB
MEMBLUDAK: Suasana pelayanan di poli penyakit dalam di RSUD Mardi Waluyo.
MEMBLUDAK: Suasana pelayanan di poli penyakit dalam di RSUD Mardi Waluyo.

BLITAR - Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo bakal tetap buka selama libur dan cuti Lebaran. Namun, khusus untuk rawat jalan ditutup sementara alias diliburkan.

Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSUD Mardi Waluyo mengatakan, masyarakat tetap bisa memanfaatkan pelayanan di RSUD selama libur dan cuti Lebaran.

Khususnya untuk pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD). ”Ya, IGD tetap kami buka 24 jam. Kami tetap melayani hal-hal yang menyangkut kegawatdaruratan,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Blitar. 

Sementara untuk pelayanan rawat jalan, lanjut Herya, diliburkan sesuai masa libur dan cuti Lebaran.

Pelayanan itu termasuk pelayanan di seluruh poli di RSUD. ”Memang kami tutup karena libur dan cuti Lebaran hak karyawan. 

Apalagi sebagian besar ASN (Aparatur Sipil Negara, Red). Sejumlah hal sudah kami antisipasi lebih awal,” katanya.

Sejumlah hal yang dimaksud salah satunya ada pemberian resep obat. Nah, bagi pasien rawat jalan yang jadwal pemeriksaannya tepat pada masa libur dan cuti bersama disiasati dengan pemberian resep dobel.

Pada pemeriksaan sebelumnya pasien sudah diberikan resep dobel sesuai kebutuhan pengobatan.

Namun, jika ada pasien rawat jalan yang membutuhkan perawatan darurat akan dilayani di IGD. Pelayanan tetap disesuaikan dengan kondisi pasien. 

”Pasien nanti tetap bisa membawa buku KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi). Nanti petugas mengeceknya,” ujar dokter berkacamata ini.

Antisipasi tetap dilakukan apabila sewaktu-waktu ruang IGD mengalami lonjakan pasien.

RSUD akan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan tingkat I alias puskesmas untuk membantu pelayanan kegawatdaruratan.

Di Kota Blitar terdapat tiga puskemas yang bisa menampung. Kami lakukan koordinasi untuk mengantisipasi membeludaknya pasien di IGD,” jelasnya. 

Sementara itu, pelayanan administratif tetap dibuka seperti pelayanan surat menyurat. Misalnya pelayanan surat keterangan lahir hingga surat kematian.

”Yang penting sifatnya urgen kami layanan. Yakni seperti surat kelahiran atau surat kematian,” terangnya.

Sedangkan untuk layanan konsultasi tetap diberikan, tetapi tidak diwajibkan dengan tatap muka. (sub/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#pelayanan #Tetap Buka #lebaran #RSUD Mardi Waluyo