Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Intip Pembuatan Makanan Tradisional Madu Mongso, Begini Rahasia Agar Tidak Mudah Basi

Mohammad Syafi'uddin • Selasa, 16 April 2024 | 00:11 WIB
MANIS LEGIT: Imam Mukhtadi warga Kecamatan Kademangan dibantu keluarga pembuat jajanan tradisonal.
MANIS LEGIT: Imam Mukhtadi warga Kecamatan Kademangan dibantu keluarga pembuat jajanan tradisonal.

BLITAR - Lebaran tidak lengkap rasanya tanpa ada suguhan makanan tradisional, seperti madu mongso.

Bahkan tidak jarang saat berkunjung ke rumah sanak saudara, jenis makanan ini hampir selalu tersedia di meja tamu.

Namun, taukah bahwa makanan ini cukup mudah dibuat dan bahannya gampang didapatkan.

“BAHAN untuk membuat madu mongso itu tidak banyak. Itu seperti ketan hitam dan ketan putih, santan, nanas, gula merah, gula pasir, dan ragi,” ujar Imam Mukhtadi pembuat jajanan tradisional asal Desa/Kecamatan Kademangan.

Pertama, ketan dimasak layaknya menanak nasi. Setelah dirasa pulen dan matang, diangkat dan didinginkan.

Setelah dingin, tahap selanjutnya di-campur dengan ragi dan diaduk hingga merata.

“Itu dicampur lalu didiamkan hingga dua hari sampai adonan bisa berubah menjadi tape. Prosesnya sama dengan ketela difermentasi untuk membuat tape,” jelasnya.

Setelah menunggu dua hari, bahan yang perlu disiapkan selanjutnya ialah gula jawa, gula pasir, sari nanas dan santan. Ketiga bahan ini dimasak di kuali hingga gula berubah cair. 

Proses ini memakan sekitar satu setengah jam hingga adonan berbuih. Setelah berbuih langkah selanjutnya ialah menambahkan minyak.

“Kalau gurihnya itu dari santan. Sedangkan minyak itu sebagai pendukung agar adonan merata dan tidak gosong,” ungkapnya.

Langkah selanjutnya memasukan adonan ketan dari hasil fermenasi. Dalam proses ini, perlu pengadukan hingga merata antara ketan dan adonan gula.

“Proses mengaduk ini harus dilakukan terus menerus agar tidak gosong. Makanya untuk mempermudah proses kami menggunakan mesin pengaduk,” jelasnya.

Proses pengadukan ini butuh waktu sekitar lima jam. Jika kurang dari ini, dikahwatirkan madu mongso cepat basi.

“Itu perlu, kalau pengin awet harus sesuai standar durasi produksinya,” jelasnya.

Langkah terakhir adalah pendinginan. Butuh waktu sekitar setengah hari. Berikutnya bisa dilakukan pengemasan. (mg2/hai) 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#makanan tradisional #lebaran #kademangan #Madu mongso