BLITAR - Puncak arus balik Lebaran berlangsung Selasa (16/4/2024). Masyarakat mulai berbondong-bondong kembali ke tujuan tempat bekerja.
Situasi arus balik itu terpantau di Stasiun Blitar. Mayoritas penumpang kereta api (KA) tujuan Surabaya, Bandung dan Jakarta. Hingga pukul 10.00 tercatat sebanyak 1.342 penumpang naik atau berangkat dari Stasiun Blitar.
”Puncak arus balik diprediksi hari ini (kemarin, Red). Angka jumlah penumpang tersebut terus bergerak,” kata Manajer Daop 7 Madiun Kuswardojo kepada Jawa Pos Radar Blitar, Selasa (16/4).
Kuswardojo menjelaskan, volume penumpang yang naik pasca Lebaran menunjukkan peningkatan. Kenaikan volume terpantau sejak 12 hingga 15 April.
“Jumlah penumpang yang naik cukup tinggi. Mulai 1.073 penumpang sampai 1.445 penumpang per 15 April kemarin,” ungkapnya.
Penumpang yang berangkat dari Stasiun Blitar didominasi oleh penumpang KA jarak jauh. Daerah tujuan mereka adalah Jakarta dan Bandung.
Beberapa KA jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Blitar, yakni KA Brantas, KA Singasari, dan KA Kahuripan.
Volume penumpang di momen Lebaran tahun ini meningkat cukup drastis dibanding tahun lalu. Sebab, tahun ini tidak lagi ada aturan pembatasan pandemi Covid-19.
Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor peningkatan volume penumpang yang mencapai 120 persen dibanding hari biasa tersebut.
Pada hari biasa, kata Kuswardojo, jumlah penumpang yang naik di Stasiun Blitar rata-rata 500 orang.
Sedangkan pada momen Lebaran kali ini jumlahnya mencapai hampir 1.500 orang. ”Ya, memang meningkat cukup drastis,” tambah Kepala Stasiun Blitar Suyoto.
Seperti diketahui, masa angkutan Lebaran berakhir kemarin. KAI telah melakukan jumlah antisipasi lonjakan penumpang dengan menambah KA tambahan. Selain itu juga mengerahkan relawan dari komunitas pecinta kereta api untuk membantu pelayanan. (sub)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila