Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Selama Lebaran, Perahu Penyebrangan Jadi Alternatif Warga di Blitar Hindari Kemacetan

Didin Cahya Firmansyah • Rabu, 17 April 2024 | 22:00 WIB

 

ANTRE: Para pengguna jasa penyeberangan tambangan di Desa Bendo, Kecamatan Sanankulon,  yang hendak turun.
ANTRE: Para pengguna jasa penyeberangan tambangan di Desa Bendo, Kecamatan Sanankulon,  yang hendak turun.

BLITAR - Tampak banyak kendaraan berjajar menunggu giliran untuk menyeberang di Sungai  Brantas, Desa Bendo, Kecamatan Sanankulon, kemarin (16/4).   

Operator perahu penyeberangan tak henti menarik tuas tali guna menjalankan  alat transportasi  yang digunakan untuk mengangkut kendaraan para warga.

Itulah pemandangan yang terjadi selama Hari Raya Idul Fitri. Volume kendaraan sangat padat saat momen Lebaran. Lantaran para warga ingin pergi ke tempat saudara dan kerabat.

Mereka bepergian untuk bersilaturahmi dan tentu ingin cepat sampai ke tujuan, karena itu dipilihlah jasa penyeberangan ini.

“Jika lewat jalan utama akan terjebak macet, maka saya memilih untuk menggunakan jasa penyeberangan perahu ini, untuk efisiensi waktu," ungkap salah seorang pengguna jasa penyeberangan, Susmiati.

Tambangan tersebut beroperasi selama 24 jam dan melayani rute dari daerah Bendosari, Blitar, menyeberang ke daerah Jimbe, Kates (Blitar), dan ke Ngunut (Tulungagung). (iyo/c1/din)

Baca Juga: Puncak Arus Mudik di Stasiun Blitar, Ribuan Orang Balik Jakarta-Bandung

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#hari raya #kendaraan #sungai #transportasi