Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Awal Juni Diprediksi Terjadi Kemarau di Blitar, Musim Pancaroba Waspada Dua Kondisi Alam Ini

M. Subchan Abdullah • Sabtu, 20 April 2024 | 20:57 WIB
Ilustrasi kemarau
Ilustrasi kemarau

BLITAR - Beberapa hari terakhir cuaca ekstrem melanda Blitar dan daerah sekitarnya, ditandai dengan terjadinya hujan lebat dan angin kencang. Diprediksi pada awal Juni mendatang adalah awal musim kemarau. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi mulai 19-20 April.

Selain hujan lebat, juga diwaspadai terjadi angin kencang. Karena itu, masyarakat diminta untuk lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem ini. 

Prakirawan BMKG Juanda Rendy Irawadi mengatakan, musim hujan masih berlangsung hingga April. Sementara awal musim kemarau di wilayah Jawa Timur (Jatim) masuk pada April Dasarian III.

”Sedangkan untuk wilayah Blitar raya diprakirakan masuk antara April dasarian II-III serta Juni dasarian I,” terangnya. 

Berdasarkan data prakiraan awal musim kemarau yang dirilis BMKG Juanda, awal musim kemarau di sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar tidak sama.

Ada yang dimulai Mei Dasarian I-II dan Juni Dasarian I. Kemudian masuk pada April Dasarian II-III. 

Sementara itu untuk puncak kemarau diperkirakan terjadi antara Agustus sampai September. BMKG pun mengimbau masyarakat untuk memanen air hujan saat pancaroba.

Kemudian, tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, bijak menggunakan air bersih, dan memantau hotspot (titik api) pada WOFI. 

Adapun potensi bencana yang bisa terjadi di tengah cuaca ekstrem di antaranya hujan lebat, banjir, banjir bandang, sambaran petir, angin kencang, hujan es hingga puting beliung. Masyarakat yang tinggal di dataran tinggi diminta untuk lebih waspada.

“Misalnya di sepanjang wilayah Ponorogo hingga Banyuwangi. Termasuk Blitar juga berpotensi seperti di wilayah kaki gunung Kawi,” terangnya. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar Agus Suherli juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem beberapa hari ke depan.

Terlebih ketika hujan deras melanda untuk berdiam diri di rumah atau berteduh ketika sedang berada di luar. 

”Selain itu, tetap jaga kebersihan lingkungan, saluran atau selokan agar tidak mampet hingga mengakibatkan genangan air,” tandasnya. (sub/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#cuaca ekstrem #bmkg #hujan lebat #blitar raya #angin kencang