Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Akibat Hujan Deras, Sampah Bikin Drainase Mampet, Air Sampai Meluber ke Jalan, Ini Kata PUPR

M. Luki Azhari • Kamis, 25 April 2024 | 16:43 WIB

 

 

BERSIH-BERSIH: Seorang warga masuk saluran drainase di Jalan Ciliwung saat terjadi luapan air kemarin.
BERSIH-BERSIH: Seorang warga masuk saluran drainase di Jalan Ciliwung saat terjadi luapan air kemarin.

BLITAR - Tumpukan sampah yang menyumbat drainase berpotensi memicu luapan air ke jalan. Terlebih, hujan intensitas tinggi mulai mengguyur Bumi Bung Karno, Rabu (24/4). Pemantauan drainase perlu dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi terjadinya saluran tersumbat.

Seperti terjadi di drainase Jalan Ciliwung, Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar. Air di gorong-gorong yang membujur ke selatan itu meluber ke jalan. Kondisi ini disayangkan oleh pengguna jalan.

"Jalur sini termasuk padat dan ramai, semestinya pemerintah gercep (gerak cepat) biar enggak blambangan begini," ungkap Fransiska, 24, warga Kecamatan Kepanjenkidul.

Sementara pengguna jalan lainnya, Tiara Hamda menyebut, selain mengganggu pengendara, luapan air tersebut bisa jadi merusak struktur bangunan trotoar. Untuk itu, perlu penanganan drainase lebih dini dan serius.

"Apalagi sekarang musim hujan, dua hari ini lebat sekali. Intinya sih biar tidak mengganggu, biar air tidak meluber," sambungnya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar Erna Santi membenarkan bahwa air di beberapa titik jalan kota terjadi luapan air dari drainase. Penyebabnya yakni sampah yang menumpuk sehingga menghambat aliran air.

Dinas langsung menerjunkan petugas untuk melakukan penanganan. Saat dicek, ternyata saluran air memang tertutup sampah.

Pihaknya tak memungkiri fenomena tersebut. Sebab, biasanya volume air berpotensi meningkat saat hujan lebat, lalu membeludak ke jalan lantaran terhalang sampah.

"Ya, apalagi kondisi ekstrem terjadinya hujan deras," tuturnya.

Hampir seluruh ruas jalan di Kota Blitar berdampingan dengan drainase yang notabene bangunan pelengkap jalan.

Meski tak menyebut secara rinci jumlah anggaran pemeliharaan drainase, Erna memastikan PUPR melakukan perawatan setiap tahun.

"Untuk pemeliharaan saluran drainase, kami terus menyisir lokasi-lokasi yang terjadi penyumbatan sehingga menghambat aliran air. Supaya normal kembali," tandasnya. (luk/c1/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#PUPR #drainase #sampah #hujan #Kota Blitar