BLITAR - Usai Hari Raya Idul Fitri, harga komoditas hortikultura di pasar meroket tajam. Salah satunya, bawang merah yang pada Kamis (25/4/2024) mencapai Rp 60 ribu hingga Rp 65 ribu per kilogram (kg). Kenaikan harga ini berbanding terbalik dengan daya beli masyarakat yang menyusut.
Seorang pedagang Pasar Pon, Intan, 36, mengungkapkan harga bawang merah mulai meningkat sepekan sebelum Lebaran.
Harga sebelumnya Rp 35 ribu per kg hingga Rp 40 ribu per kg. Banderol terus merangkak dan belum turun hingga kemarin.
“Belum turun. Tapi memang umumnya kalau Lebaran dan setelahnya itu harga bawang merah pasti naik,” ujarnya kepada Koran ini.
Rata-rata bawang merah yang dijual di pasaran yakni lokal dan impor. Bawang merah lokal saat ini harga eceran sekira Rp 50 ribu hingga Rp 55 ribu per kg. Sementara bawang merah ukuran besar impor sekira Rp 60 ribu hingga Rp 65 ribu per kg.
Dia mengaku kenaikan harga itu membuat daya beli di masyarakat melorot. Sebelumnya, dia mampu menjual 10 kg hingga 15 kg dalam sehari. Sementara saat harga melambung,
penjualannya menyusut menjadi 7 kg per hari.
“Langsung turun, biasanya pembeli belinya 1 kg, tapi semenjak naik ini belinya jadi setengah kg, seperempat, begitu,” jelasnya.
Kondisi serupa tak ubahnya terjadi di Pasar Legi. Pedagang menyebut harga bawang merah menyentuh Rp 65 ribu per kg. Fluktuasi harga mulai terjadi sejak
sebelum Lebaran.
“Kebanyakan sama lah. Naik semua. Eceran bawang merah kualitas bagus masih Rp 65 per kg. Kalau grosirnya sekitar Rp 55 ribu sampai Rp 60 ribu per kg,” jelas Iwan Rohadi, pedagang di pasar.
Sebelumnya, harga bawang merah hanya sekitar Rp Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kg. Lonjakan harga yang signifikan tersebut diduga akibat stok yang tidak banyak, sedangkan permintaan tinggi.
“Harga bawang merah berangsur turun beberapa minggu setelah Lebaran. Tapi memang sampai pekan ini belum turun,” tandasnya.
Adapun beberapa kebutuhan poko seperti beras cenderung stabil. Beras kualitas medium dibanderol Rp 14 ribu per kg dari sebelumnya Rp 15 ribu per kg.
Sementara beras kualitas premium dari Rp 15.900 per kg menjadi Rp 15.500 per kg. Lalu,
gula pasir berkisar Rp 17 ribu per kg dan minyak goreng kemasan Rp 17 ribu per liter. (luk/c1/ady)