Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kemenag Kota Blitar Beri Pembekalan Jelang Haji, Jumlah CJH Lansia Susut Sampai 3 Orang, Ini Alasannya

M. Luki Azhari • Jumat, 26 April 2024 | 18:00 WIB
SERIUS: Para jemaah haji mengikuti manasik haji sebagai persiapan berangkat ke Tanah Suci pada akhir Mei mendatang.
SERIUS: Para jemaah haji mengikuti manasik haji sebagai persiapan berangkat ke Tanah Suci pada akhir Mei mendatang.

BLITAR - Ratusan calon jemaah haji Bumi Bung Karno terus mendapat pembekalan jelang musim haji 2024. Misalnya, mereka mengikuti manasik haji perdana di Balai Kota Kusuma Wicitra, Kamis (25/4/2024).

Sebagian jemaah haji kategori lanjut usia (lansia) juga mengikuti pembekalan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Blitar. Total jemaah haji reguler saat ini 174 orang.

Terdiri dari 169 jemaah haji, 4 orang petugas haji daerah (PHD), dan 1 orang pembimbing dari kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH). Dari jumlah tersebut, jumlah jemaah lansia menyusut menjadi tiga orang.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Blitar Habibu Rohman
membenarkan bahwa tersisa tiga jemaah lansia yang masuk jatah berangkat musim haji tahun ini.

Penyusutan itu karena beberapa lansia lainnya memilih untuk menunda berangkat lantaran alasan
kesehatan. “Lansia tinggal tiga orang. Jumlahnya memang menjadi lebih sedikit dari sebelumnya,” ujarnya kepada Koran ini.

Pada Desember 2023 lalu memang ada sekira 36 jemaah yang menunda berangkat. Dari jumlah tersebut, ada sekira 13 lansia yang tidak bisa berangkat tahun ini. Kesehatan menjadi faktor utamanya.

Adapun tiga jemaah lansia itu paling tua berusia 90 tahun. Salah satunya merupakan warga Kelurahan/Kecamatan Sananwetan. Meski statusnya istitaah, tapi jemaah tersebut
mengaku sedikit terkendala dalam berjalan.

“Untuk itu, kami bekali dengan manasik haji. Ini pembekalan supaya mereka paham dalam rangkaian ibadah disana,” tuturnya.

Habib menambahkan, selama pandemi Covid-19, jemaah lansia harus menunda keberangkatan ke Tanah Suci. Itu karena mereka termasuk golongan rawan terjangkit virus.

Kemudian, pada musim haji tahun lalu, pemerintah mulai mengizinkan jemaah lansia melaksanakan ibadah.

Meski jumlah jemaah lansia paling sedikit, tapi tidak menghambat jalannya persiapan ibadah haji. Para jemaah nantinya masih harus mengikuti sekira tujuh kali latihan manasik haji sebelum
akhirnya bertolak ke Asrama Haji Surabaya.

“Jemaah Kota Blitar nanti hanya satu kloter. Beda dengan tahun lalu. Karena kapasitas pesawat, infonya lebih banyak,” tandasnya. (luk/c1/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#lansia #kemenag #calon jemaah haji #pembekalan #Kota Blitar