BLITAR - Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) menyebut jalur Brongkos–Ngembul bakal dibangun tahun ini. Namun, jalan yang banyak lubang itu bukan dibangun menggunakan anggaran daerah, melainkan dengan anggaran pusat.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli mengatakan, jalan sepanjang 4,8 kilometer (km) dari Dusun Brongkos, Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, hingga Desa Ngembul, Kecamatan Binangun, itu memang banyak yang berlubang. Karena sering dilewati truk tebu yang menuju ke Pabrik Gula Rejoso Manis Indo (RMI).
“Kami sudah mengusulkan perbaikan jalur Brongkos–Ngembul sejak tahun lalu. Satu paket pembangunan dengan Ngembul–Binangun. Namun, pemerintah pusat ternyata dalam kondisi keterbatasan anggaran, sehingga akan dilanjutkan pada tahun ini,” ujar Hamdan.
Kondisi jalan yang rusak karena dilewati oleh kendaraan besar itu sering diblokade warga. Mereka melarang truk-truk besar lewat.
Hal itulah yang mendorong Pemerintah Kabupaten Blitar mengusulkan perbaikan jalan tersebut ke pusat. Hasilnya, pemerintah pusat sepakat untuk memperbaiki jalan raya Brongkos-Ngembul tersebut.
Saat ini, progres perbaikan jalan Brongkos-Ngembul memasuki tahapan lelang. Diperkirakan, penandatanganan kontrak dilakukan pada akhir Mei. Informasinya, anggaran untuk perbaikan jalan sekitar Rp 50 miliar.
"Kalau lelang dan pelaksanaan dilakukan oleh provinsi, baik dalam proses lelang maupun pelaksanaan.
Kami hanya sebatas detail engineering design (DED) dan penyiapan lahan. Hal itu semua sudah kami selesaikan," ungkapnya.
Hamdan mengungkapkan, jalan raya Brongkos-Ngembul bakal dibangun menggunakan konstruksi rigid pavement alias beton.
Dengan betonisasi tersebut, diharapkan jalan tidak gampang rusak meskipun dilewati truk muatan tebu yang menuju ke RMI.
Sebelumnya, jalan sepanjang 10,5 km Ngembul–Binangun telah diperbaiki pada tahun lalu dan kondisi jalan tersebut sudah mulus.
Betonisasi yang dilakukan oleh Kementerian PUPR membuat jalan yang sebelumnya rusak dan berdebu, kini mulus dan lancar dilewati kendaraan.
Tahun ini, ruas jalan Brongkos-Ngembul itu menjadi prioritas utama instruksi presiden (inpres). (jar/c1/hai)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila