BLITAR - Jasa Tirta I akan melakukan flushing Bendungan Wlingi Raya dan Serut pada 20–24 Mei ini. Jadwal itu berubah dengan mundur seminggu dari jadwal aslinya, yakni 13-17 Mei 2024. Hal itu dikarenakan penyesuaian dengan jadwal tanam para petani.
Humas Perum Jasa Tirta, Yulia Puspita mengatakan, mundurnya jadwal kegiatan flushing ini karena petani yang tergabung dalam Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) di Blitar masih dalam musim tanam. Sebab, bila tidak mendapatkan alokasi air dari bendungan, maka terancam gagal tanam.
“Kami perlu sinkronisasi jadwal dengan para petani karena mereka sudah waktunya tanam. Rencananya, pintu air di Waduk Wlingi dan Lodoyo akan dibuka pada 20 Mei pukul 12.00 WIB,” ujar Yulia.
Dia melanjutkan, dengan adanya kegiatan flushing ini, masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Brantas diimbau untuk lebih berhati-hati.
Sebab, aliran sungai dipastikan akan naik dua kali lipat dari biasanya. Maka dari itu, masyarakat yang berkegiatan di Sungai Brantas harus mencari tempat yang aman.
Kegiatan flushing ini dilakukan setiap tahun dan dinantikan oleh banyak masyarakat. Mereka biasanya memanfaatkan momen flushing untuk mencari ikan mabuk akibat dibukanya pintu air bendungan.
Bahkan, warga akan berbondong-bondong datang ke sungai untuk mencari ikan yang terbawa arus sungai.
“Saat flushing nanti, pintu bendungan akan dibuka untuk membuang air secara cepat. Tujuannya agar sampah atau sendimen lumpur yang ada di bendungan bisa keluar menuju sungai,” ungkapnya.
Proses flushing ini dilakukan secara berkala untuk menjaga kapasitas penyimpanan air di dalam bendungan.
Seperti diketahui, banyaknya endapan lumpur atau sendimen bisa mengurangi volume waduk, bahkan mengganggu operasional bendungan.
Baca Juga: Stok Minim, Permintaan Tembakau Lokal Tinggi, Petani di Kabupaten Blitar Ambil Stok di Daerah Ini
Sebelum dilakukan flushing, akan ada tanda sirene untuk masyarakat yang ada di sekitaran Sungai Brantas agar dapat berhati-hati.
Selain itu, mereka dapat mempersiapkan diri untuk mencari tempat yang aman.(jar/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila