BLITAR - Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Blitar mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang Liga Nusantara Jawa Timur pada Juni ini.
Namun, mereka terkendala anggaran pembinaan karena hingga kini KONI belum memberikannya. Akibatnya, mereka terpaksa minta ke sponsor dan biaya mandiri.
Wakil ketua Afkab Blitar, Febri Wahyu Wiyono mengatakan, pengurus afkab masih kelimpungan karena keterbatasan anggaran.
Padahal, mereka sebentar lagi dihadapkan dengan adanya Liga Futsal Nusantara Jawa Timur. Sayangnya, hingga kini komunikasi dengan sponsor belum ada yang tembus.
“Kami punya tim futsal kebanggaan Blitar yang ikut kompetisi itu sejak 2016. Blitar Putra futsal klub, untuk mewadahi talenta muda dan
bakat pemain muda futsal Blitar. Namun, tahun ini kami belum mendapatkan anggaran pembinaan dari KONI,” ujar Febri, Jumat (3/5/2024).
Dia melanjutkan, pengurus afkab telah mencoba koordinasi dengan KONI. Namun, belum ada kejelasan terkait realisasi anggaran tersebut.
Hasil berkomunikasi dengan sponsor pun masih nihil, sedangkan terakhir pendaftaran Liga Nusantara pada 18 Mei.
Anggaran Liga Nusantara itu dibutuhkan untuk membiayai operasional tim futsal Blitar Putra. Seperti training camp, konsumsi pemain, maupun bantuan transpor.
Namun bila jadi tuan rumah, afkab membutuhkan lapangan. Syukurnya sudah ada lapangan di Kademangan dari mantan pengurus PSSI.
Afkab Blitar masih mengusahakan tim futsal Blitar Putra dapat ikut serta dalam Liga Nusantara.
Cara lain, afkab berupaya untuk menjadi tuan rumah dengan tujuan meringankan biaya akomodasi.
“Kami berharap ada pihak yang membantu tim Blitar Putra agar dapat ikut Liga Futsal Nusantara pada Juni ini.
Tahun sebelumnya ada anggaran pembinaan KONI, sedangkan untuk tahun ini belum tahu proses realisasinya. Sehingga, kami alternatif biaya mandiri dan sponsor,”ungkapnya. (jar/c1/rka)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila