Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Disperindag Tata Berkala Pemindahan Pasar Tumpah di Pasar Templek Kota Blitar, Ini Harapannya

Muhamad Ilham Baha’udin • Selasa, 14 Mei 2024 | 17:11 WIB
PADAT: Aktivitas jual beli di pasar tumpah timur Pasar Templek dimulai dini hari hingga pagi. Disperindag mengalihkan aktivitas pasar tumpah dari Jalan Anggrek ke timur Pasar Templek.
PADAT: Aktivitas jual beli di pasar tumpah timur Pasar Templek dimulai dini hari hingga pagi. Disperindag mengalihkan aktivitas pasar tumpah dari Jalan Anggrek ke timur Pasar Templek.

BLITAR - Hampir sepekan pengalihan aktivitas pedagang pasar tumpah dari Jalan Anggrek ke area sebelah timur pasar templek, Jalan Kaca Piring.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar akan terus memantau serta penataan berkala di lokasi tersebut.

Lokasi baru itu berada di area sebelah timur berukuran sekitar 10x100 meter. Diperkirakan mampu menampung sejumlah 260 pedagang serta sebagian dimanfaatakan menjadi area parkir.

Tanah di area juga sudah diratakan dan telah tersedia aliran listrik dapat digunakan pedagang.

“Area yang disediakan akan ditata secara bertahap. Kita usahakan nanti pembangunan paving, bertahap kita review,” kata Kepala Bidang Pengembangan dan Perdagangan Pasar Disperindag Kota Blitar, Joko Purnomo, Senin (13/5/2024).

Pemindahan pasar tumpah dari Jalan Anggrek merupakan salah satu upaya mengurangi kemacetan.

Pasalnya, Jalan Anggrek merupakan jalur tengah kota dan padat kendaraan. Belum lagi lokasi pasar tumpah sebelumnya dekat dengan perlintasan kereta api.

Selain itu, kata dia, pemindahan pasar tumpah diharapkan dapat memfasilitasi para pedagang agar keamanan dan keselamatan para pedagang lebih terjamin.

“Di samping itu, fasilitas yang ada di Pasar Templek dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Dari disperindag terus kawal pengelolaan pemindahan pasar tumpah, sejak dini hari telah memantau aktivitas jual-beli pedagang.

Hasil pantauan, pada hari pertama dan kedua memang terjadi kerancuan, namun lekas membaik di hari ketiga.

“Memang perlu waktu pembiasaan agar pembeli tahu di mana lapak penjual langganannya setelah pindah. Seiring berjalannya waktu tentu berjalan seperti sebelumnya,” terangnya.

Untuk mengatasi kemacetan terjadi di simpang tiga sebelah timur Pasar Templek, pihak disperindag dibantu dishub dan pihak kepolisian untuk mengurai lalu lintas.  

Pengunjung dari arah Jalan Sedap Malam akan diarahkan ke arah kiri, sedangkan dari arah barat ke timur diarahkan kearah kanan.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (8/5) seluruh penjual pasar tumpah resmi dipusatkan ke area sebelah timur Pasar Templek, sehingga area Jalan Anggrek kini steril dari penjual. (mg1/din)

 

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Disperindag #pedagang #Kota Blitar #pasar templek