Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Verifikasi Desa Berseri, Desa Tuliskriyo Kabupaten Blitar Terima Kunjungan DLH Jatim

Agung Prasetiyo • Rabu, 15 Mei 2024 | 18:35 WIB

 

SINERGI: Kades Tuliskriyo Mashuriono (dua dari kiri baju batik) bersama Camat Sanankulon dan perwakilan tim verifikasi lapangan Desa Berseri dari DLH Jatim, Senin (13/5).
SINERGI: Kades Tuliskriyo Mashuriono (dua dari kiri baju batik) bersama Camat Sanankulon dan perwakilan tim verifikasi lapangan Desa Berseri dari DLH Jatim, Senin (13/5).

BLITAR - Tim perwakilan verifikasi lapangan Desa Berseri tingkat madya dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim dan DLH Kabupaten Blitar, mengunjungi Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Senin (13/5/2024).

Kepala Desa Tuliskriyo Mashuriono menyampaikan bagaimana desa bisa mengatasi perubahan iklim.

“Kami menerapkan green and clean serta kesadaran kebersihan lingkungan,” katanya, saat memberikan sambutan.

Selain itu, ada pemaparan profil dari Desa Tuliskriyo dan ditutup dengan diskusi kecil. Serta kunjungan ke beberapa lokasi titik pantau untuk verifikasi sekaligus bahan penilaian.

Rombongan dari perwakilan DLH Jatim dan Kabupaten Blitar meninjau lingkungan didampingi Kades Tuliskriyo, Camat Sanankulon, dan Danramil serta Kapolsek Sanankulon.

Rombongan meninjau mulai dari biopori, bank sampah, dan beberapa UMKM yang potensial di daerah tersebut.

"Di desa kami (Tuliskriyo), ada beberapa lokasi dikunjungi tim verifikasi. Salah satunya adalah green and clean di RW 01, lalu di RW 02 zona religi, karena ada makam bersejarah dari salah satu habib,” ungkapnya.

Lantas, rombongan menuju RW 03 zona UMKM dan pendidikan karena di sana ada Pondok Pesantren (Ponpes) Nabawi, Arca Ganesha yang terletak di Dusun Mboro dan sekarang menjadi situs sejarah nasional.

Tiba di tempat titik pantau untuk verifikasi, rombongan diterima para kader desa dan anggota pokmas termasuk BPD.

Tujuannya untuk mendapatkan informasi terkait aktivitas peran masyarakat dalam pengembangan dan pengelolaan desa.

Kunjungan diakhiri dengan mengunjungi zona UMKM Desa Tuliskriyo. Beberapa produk andalan yang ditampilkan mulai dari sari asam jawa serta makanan lainnya.

Semua informasi yang diperoleh dari kunjungan diharapkan mendapat penilaian maksimal dari DLH Jatim agar Desa Tuliskriyo bisa menjadi Desa Berseri tingkat madya.

"Harapan kami bisa berlanjut dari tingkat pratama ke tingkat madya, dari madya ke tingkat mandiri atau utama. Karena jika desa kami bisa naik, ke tingkat Desa Mandiri,” jelasnya.

Dampak dari Desa Berseri akan menjadikan lingkungan tambah berseri, kader lingkungan bisa maksimal, dan pemangku kepentingan bisa lebih maksimal dalam advokasi anggaran. (iyo/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #Dinas Lingkungan Hidup (DLH) #Desa Berseri