Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Rusak Puluhan Tahun, Jalan di Desa Wonotirto Kabupaten Blitar Rata dengan Tanah, Perekonomian Warga Terhambat

Agung Prasetiyo • Senin, 20 Mei 2024 | 01:36 WIB
TAK LAYAK: Ruas jalan di Dusun Pungkalan, Desa/Kecamatan Wonotirto, yang rata dengan tanah.
TAK LAYAK: Ruas jalan di Dusun Pungkalan, Desa/Kecamatan Wonotirto, yang rata dengan tanah.

BLITAR - Kondisi jalan raya Kabupaten Blitar di ruas jalan 344 Dusun Pungkalan, Desa/Kecamatan Wonotirto, sepanjang 3 kilometer (km) rata dengan tanah.

Kondisi ini akan berisiko tinggi bagi pengendara yang melintas saat musim hujan tiba. 

Kepala Desa (Kades) Wonotirto Imam Mucharom menjelaskan, ruas jalan tersebut sudah rusak sejak tahun 2010. Sampai kini belum mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten (pemkab). 

Padahal, jalur tersebut merupakan akses utama warga. Warga berharap agar ruas jalan itu diperbaiki lantaran termasuk jalur utama dari Wonotirto ke Desa Ngeni, Gunung Gede, Tambakrejo, Sutojayan, dan ke pusat kota. 

Selain itu, lanjut imam, jalan tersebut sebagai jalur truk pengangkut hasil panen tebu ke pabrik gula di Malang. 

“Untuk mobilitas perekonomian warga sekitar. Karena bukan hanya warga kami (Wonotirto) yang melewatinya, tapi juga dari daerah lain. Karena itu jalur satu-satunya akses,” tandasnya. 

Pemerintah Desa (Pemdes) Wonotirto berkali-kali mengajukan permohonan bantuan perbaikan ruas jalan ke pemkab. Namun, hasilnya masih nihil. 

Agat tidak menimbulkan celaka bagi pengendara, warga sekitar bahu-membahu swadaya dari kantong pribadi masing-masing. 

Yakni untuk membeli material pasir, batu, dan semen, untuk pengecoran jalan berlubang yang semakin parah

“Namun itu tidak bertahan lama karena sering dilewati kendaraan bertonase tinggi. Sehingga cor mudah hancur.

Setelah itu, kami uruk dengan batu dan pasir. Saat curah hujan tinggi, batu dan pasir habis terseret arus air,” ungkapnya. 

Baca Juga: Dinilai Kekang Kebebasan Pers, Jurnalis di Blitar Raya Gelar Aksi Penolakan Revisi UU Penyiaran

Warga setempat, Mu’aris, sangat merasakan dampak dari ruas jalan rusak. Akibatnya, roda perekonomian untuk membawa hasil panen sayur terhambat.

“Pernah ada kejadian pemotor terjatuh karena terperosok di jalan berlubang. (iyo/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #pengendara #jalan rusak #Pemkab