Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Masih Sakit, 3 CJH dari Kabupaten Blitar Dirawat di RSUD, Kemenag: Kondisi Membaik Diikutkan Kloter Lain

Fajar Rahmad Ali Wardana • Jumat, 31 Mei 2024 | 17:00 WIB

 

JAGA KESEHATAN: CJH asal Kabupaten Blitar persiapan berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (29/5).
JAGA KESEHATAN: CJH asal Kabupaten Blitar persiapan berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (29/5).

BLITAR - Ada tiga calon jemaah haji (CJH) dari kloter 68 yang sakit dan sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit. Namun, kondisi mereka sudah dan dimungkinkan akan ikut berangkat dengan kloter lain untuk menuju ke Tanah Suci.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Blitar, Hamim Thohari mengatakan, tiga CJH dari kloter 68 belum bisa berangkat sesuai jadwal.

Mereka sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Tiga CJH ini meliputi satu orang lansia dirawat di RSUD Kertosono dan dua lansia dirawat di Rumah Sakit Haji.

“Alhamdulillah, kini sudah mulai membaik, dan besok atau lusa sudah boleh keluar dari rumah sakit. Nanti akan kami cek ulang dan dipersiapkan untuk berangkat haji. Kami usahakan mereka bisa berangkat dengan kondisi sehat,” ujar Hamim, Kamis (30/5/2024).

Dia melanjutkan, keberangkatan tiga CJH itu sore kemarin masih meminta konfirmasi kepada provinsi.

Mereka dimungkinkan akan ikut kloter lain, dengan catatan kondisi tiga CJH itu dapat layak terbang dari petugas kesehatan.

CJH yang masih dalam perawatan rumah sakit ini otomatis tidak bisa berangkat bersama kloter 68  yang sudah  menuju Bandara King Abdul Aziz pada Kamis (30/5) pukul 04.0 WIB.

Kemenag Kabupetan Blitar terus menunggu perkembangan kondisi kesehatan tiga CJH dari tim medis yang menangani untuk keputusan keberangkatan ke Makkah.

“Jika 3 CJH ini diputuskan layak terbang, maka kami usulkan untuk dapat berangkat dengan kloter keberangkatan lainnya. Tentu dilakukan observasi terlebih dahulu sebelum dapat berangkat,” tuturnya.

Dari tiga CJH yang dirawat di rumah sakit itu, ada CJH Bernama Hisam asal Desa Ringinanom, Kecamatan Udanawu, mengalami hipotermia saat berada di bus menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Hingga akhirnya terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat, yakni RSUD Kertosono Nganjuk.

Baca Juga: Ratusan Koper Jemaah Haji Kabupaten Blitar Dikirim ke Asrama Haji Surabaya

Tim medis terpaksa mengambil tindakan tersebut lantaran saturasi tubuh dari CJH itu terus turun. Hal itu diduga karena kedinginan akibat AC bus.

Dia memang berangkat tidak dalam kondisi sehat. Pasalnya, 5 hari sebelum berangkat, Hisam sempat dirawat di rumah sakit karena mengalami gangguan sakit jantung.

“Jemaah itu kemarin baru pulang opname dari rumah sakit kurang lebih 5 hari karena ada gangguan sakit jantung. CJH ini mungkin persiapan malamnya capek dan akhirnya berangkat merasakan hipotermia di bus,” katanya.

Hisam sempat dipindah ke ambulans ketika di tengah perjalanan menuju asrama haji. Saat rombongan transit untuk salat Subuh di masjid Moeldoko Nganjuk, saturasinya  turun. Hingga saat ini, calon haji berusia 71 tahun tersebut masih dirawat di RSUD Kertosono Nganjuk.(jar/c1/din)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #kemenag #CJH