Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Intip Cerita Tiga Pemuda Kreatif Raih Juara 1 Smart City Diskominfotik Kota Blitar, Trashpay untuk Lingkungan Lebih Sehat

Noormalady Usman • Minggu, 2 Juni 2024 | 00:38 WIB
INOVATIF: Herna Dhea Trio Putra bersama dua rekannya menunjukkan trofi lomba inovasi smart city.
INOVATIF: Herna Dhea Trio Putra bersama dua rekannya menunjukkan trofi lomba inovasi smart city.

BLITAR - Tiga pemuda asli kota Blitar yang tergabung dalam tim “Trio Laskar Melati Pecinta Lestari” terus mengejar mimpi.

Satu mimpi itu setidaknya tercapai setelah berhasil meraih juara pertama di ajang Smart City yang diadakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Blitar.

Tim yang terdiri dari Herna sebagai ketua, serta dua anggotanya yakni Kevin dan M. Raihan Sani Azurra, memenangkan penghargaan bergengsi tersebut lewat inovasi aplikasi bank sampah mereka yang diberi nama Trashpay.

Trashpay bukan sekadar aplikasi biasa, tetapi merupakan gerakan menuju masa depan yang lebih lestari dan bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan. 

Menggabungkan pengelolaan sampah yang efektif serta sistem penukaran, menjadi poin yang nantinya bisa ditukarkan menjadi tiket wisata dan akses layanan pemerintahan. 

Trashpay membuka jalan bagi kota yang lebih bersih, meningkatkan awareness masyarakat yang lebih sehat, dan lingkungan yang lebih terjaga.

“Trashpay hadir sebagai solusi untuk mengelola sampah secara efektif. Dengan aplikasi ini, masyarakat tidak hanya bisa membuang sampah dengan cara yang benar, tetapi juga mendapatkan akses langsung ke layanan pemerintahan terkait pengelolaan sampah.

Ini adalah langkah besar menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” jelas mahasiswa Polbangtan Malang asal Kota Blitar yang juga ketua tim Trio Laskar Melati, Herna Dhea Trio Putra. 

“Inovasi ini diharapkan juga mendukung pemerintah dalam pembangunan ekonomi hijau, sebagaimana didefinisikan dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024.

Dan agenda pembangunan berkelanjutan sustainable development goals (SDGs) PBB untuk tahun 2030,” ujar Kevin, mahasiswa Administrasi Bisnis Universitas Merdeka Malang yang juga merupakan bagian dari tim.

“Kami titipkan sedikit inovasi dari buah pikiran kami. Selebihnya, kami serahkan kepada pemerintah untuk mengeksekusi dan tindak lanjut harapan serta gagasan anak muda untuk smart citydi Kota Blitar,” ujar mahasiswa Administrasi Publik Universitas Brawijaya yang juga warga Kelurahan Karangsari, Muhamad Raihan Tsany Azurra. 

“Kami berinovasi tak untuk lomba semata, tetapi benar-benar ingin berkontribusi dan menyumbangkan ide kami untuk masa depan kita dan kota Blitar,” ujarnya.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Blitar memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam membangun kota yang lebih baik.

Semoga inovasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (*/c1/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#pemuda #Kota Blitar #Diskominfotik