Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Agenda Tiap Tahun, Puluhan Perajin Batik di Blitar Rela Belajar Langsung ke Solo Demi Hal Ini 

Mohammad Syafi'uddin • Minggu, 2 Juni 2024 | 06:52 WIB
POTENSI: Umayah, salah satu perajin batik di Kabupaten Blitar menunjukan berbagai koleksi batik buatannya.
POTENSI: Umayah, salah satu perajin batik di Kabupaten Blitar menunjukan berbagai koleksi batik buatannya.

BLITAR - Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kawasan Kabupaten Blitar lambat laun berkembang pesat.

Hal ini terbukti dengan meningkatnya perekonomian di sektor usaha fesyen khususnya batik.

Kepala Dinas Koperasi dan UM (Diskopum) Kabupaten Blitar, Sri Wahyuni mengungkapkan bahwa usaha di kabupaten cenderung bertumbuh pesat.

Tertinggi UMKM yang bergerak di sektor makanan dan minuman (mamin) dan fesyen batik.

Sejumlah cara dilakukan untuk meningkatkan perekonomian di sektor UMKM batik. Salah satunya dengan mengirimkan perajin batik ke Solo untuk belajar sekaligus mengikuti pelatihan membatik. Tiap tahun ada puluhan yang dikirim ke Solo. 

Lambat laun, jumlah perajin yang dikirim ke Solo meningkat hingga ratusan. Upaya itupun berdampak positif bagi perajin.

”Hasilnya ada yang mendirikan pelatihan membatik di beberapa tempat. Seperti Dadaplangu, Jambewangi dan Sutojayan,” ujarnya.

Banyaknya pengusaha batik ini menuntun para perajin untuk membentuk koperasi. Koperasi tersebut sebagai wadah perajin batik untuk mempermudah dalam mendapatkan keringanan harga beli bahan.

“Ini hal baik. Soalnya para pembatik kita selalu beli bahan baku di Solo. Dengan tergabung di koperasi, mereka bisa membeli banyak bahan baku, otomatis harganya lebih murah.

Karena ini pula perajin bisa ambil bahan di koperasi dan tidak perlu jauh-jauh ke Solo,” ujarnya.

Tidak hanya melakukan pelatihan, pihaknya juga mengajak perajin batik untuk ikut dalam berbagai event UMKM. Baik yang digelar di Kabupaten Blitar maupun luar daerah.

Dengan mengikuti pameran diharapkan produk-produk UMKM dikenal lebih luas. 

Dia berharap, potensi batik di Kabupaten Blitar terus meningkat. Terutama secara kualitas produk. Demi melestarikan batik, pemerintah gencar mengedukasi anak-anak untuk belajar membatik.

Harapannya generasi milenial saat ini bisa menjadi peneruskerajinan batik. (mg2/sub)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #perajin batik #solo