Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Resmikan Palang Pintu Perlintasan KA di Garum Blitar, Begini Harapan Bupati Rini Kepada Masyarakat

Fajar Rahmad Ali Wardana • Rabu, 5 Juni 2024 | 17:00 WIB
KEAMANAN: Bupati Blitar Rini Syarifah melambaikan tangan saat kereta api melintas usai potong pita peresmian palang pintu di perlintasan KA Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, kemarin (4/6).
KEAMANAN: Bupati Blitar Rini Syarifah melambaikan tangan saat kereta api melintas usai potong pita peresmian palang pintu di perlintasan KA Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, kemarin (4/6).

BLITAR - Setelah menunggu hampir 5 bulan, Bupati Rini Syarifah meresmikan palang pintu kereta api (KA) di perlintasan Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Selasa (4/6/2024).

Ada 12 palang pintu yang kini dalam proses pembangunan. Adanya tambahan palang pintu KA ini diharapkan mengurangi angka kecelakaan.

Perlintasan KA yang baru saja diresmikan itu menjadi jalur alternatif dari Kecamatan Garum menuju Kecamatan Kanigoro.

Mobilitas masyarakat di titik itu cukup tinggi sehingga masuk wilayah rawan. Syukurnya, palang pintu perlintasan KA ini sudah beroperasi sehingga keselamatan masyarakat lebih terjamin.

Photo
Photo

“Saya berterima kasih kepada PT Wantech Indonesia yang memberikan corporate social responsibility (CSR) berupa palang pintu KA di perlintasan Kelurahan Bence. Hal ini sebagai bukti palang pintu ini penting untuk keselamatan pengguna jalan,” ujar Mak Rini –sapaan akrab bupati- usai meresmikan palang pintu.

Mak Rini menegaskan bahwa keamanan di perlintasan sebidang menjadi isu penting. Terlebih, KA sebagai transportasi massal yang kini menjadi favorit masyarakat.

Di sisi lain, perlintasan sebidang juga membawa beberapa permasalahan. Selain kemacetan, kerap terjadi kecelakaan, terutama pada perlintasan sebidang tanpa palang pintu.

Tahun ini, Pemkab Blitar juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan 10 titik palang pintu perlintasan KA.

Begitu juga Pemprov Jatim yang kini sedang membangun dua palang pintu KA di wilayah Kabupaten Blitar. Dengan begitu, tinggal 34 perlintasan yang menjadi pekerjaan rumah karena belum berpalang pintu.

“Kami berharap Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim yang akan menganggarkan 5 palang pintu di perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini disetujui oleh pejabat (Pj) Gubernur Jatim,” ungkapnya.

Mak Rini mengaku akan terus menjalin kerja sama dengan PT Wantech Indonesia untuk pengadaan palang pintu KA di perlintasan sebidang yang lain. 

Baca Juga: Resmi Beri Rekomendasi Mak Rini Pada Pilkada 2024, Begini Dukungan yang Diberikan Nasdem Kabupaten Blitar

Untuk itu, dia juga berharap perusahaan produsen fasilitas keselamatan jalan dan perlintasan KA ini dapat memenuhi kebutuhan palang pintu di perlintasan yang ada di Kabupaten Blitar.

“Kami imbau masyarakat dapat lebih berhati-hati untuk melewati perlintasan yang masih belum ada palang pintu,” tutur Mak Rini.

Pada lokasi yang sama, Direktur PT Wantech Indonesia, Isdianto Setiawan mengatakan, pemberian CSR palang pintu KA ini sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat dan pemerintah kabupaten (Pemkab) Blitar.

Pihaknya berharap CSR palang pintu KA ini bisa meringankan beban Pemkab Blitar dan meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas.

“Banyak yang sudah tahu perlintasan KA tanpa palang pintu menjadi masalah hingga timbul kecelakaan. 

Kami berharap dengan dibangunnya palang pintu ini dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan keselamatan kepada masyarakat,” pungkasnya. (jar/c1/hai)

 

 

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kecamatan Garum #Bupati Rini Syarifah #palang pintu kereta api