Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Beban Berat, Truk Tebu Terguling di Tanjakan Kecamatan Wlingi Blitar, Jalur Blitar-Malang Macet Total

Fajar Rahmad Ali Wardana • Jumat, 14 Juni 2024 | 16:09 WIB

 

HARUS WASPADA: Polisi mengamankan proses evakuasi truk gandeng muatan tebu yang terguling saat melintasi tanjakan di Kelurahan Klemunan, Kecamatan Wlingi
HARUS WASPADA: Polisi mengamankan proses evakuasi truk gandeng muatan tebu yang terguling saat melintasi tanjakan di Kelurahan Klemunan, Kecamatan Wlingi

BLITAR - Dalam sehari terjadi dua kecalakaan di Kelurahan Klemunan, Kecamatan Wlingi, Kamis (13/6/2024).

Meskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menghebohkan warga sekitar dan mengakibatkan kemacetan hingga 2 kilometer (km).

Truk gandeng bermuatan tebu terguling di Jalan Raya Blitar-Malang. Tepatnya di Jalan Raya masuk Lingkungan Krakal, Kelurahan Klemunan, Kecamatan Wlingi.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 00.30  itu tidak segera mendapat penanganan. Bahkan, hingga pagi, badan truk gandeng yang terguling masih menutup sebagian besar badan jalan.

Tebu yang diangkut oleh truk Fuso itu juga berserakan di jalanan mengganggu mobilitas di jalur Blitar-Malang.

“Truk gandeng itu dari Kota Blitar menuju arah Malang. Namun ketika akan melewati jalan tanjakan di Kelurahan Klemunan, ternyata tidak kuat. Truk hilang kendali dan terguling ke kiri badan jalan raya,” ujar Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Blitar, Ipda Anggit Purba Sukma.

Akibat peristiwa itu, jalur Blitar-Malang Macet total. Kemacetan kendaraan mengular hingga lebih dari 2 km. Sebagian kendaraan bisa melintas, tapi harus bergantian.

Polisi juga mengimbau agar sebagian pengendara melewati jalur alternatif. Yakni, melalui Kecamatan Selopuro untuk menuju Malang atau ke Kota Blitar.

Proses evakuasi langsung dilakukan oleh Unit Gakkum Salantas Polres Blitar. Badan truk dan tebu langsung dialihkan ke tepi jalan agar lalu lintas dari Blitar menuju Malang kembali normal. Proses evakuasi berlangsung sekitar 1 jam. Arus lalu lintas kembali normal pada pukul 10.30 WIB.

“Kami mengerahkan 5 petugas untuk melakukan evakuasi truk dan tebu yang terguling. Dibantu dengan kendaraan derek untuk membalikkan truk tersebut,” tuturnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Tol Jombang- Mojokerto Sopir Akui Mengantuk, Ternyata Bus Telah Dilengkapi Sistem Pantau

Jalan Raya Blitar-Malang memang menjadi jalur favorit truk tebu beberapa pekan terakhir. Maklum, beberapa pabrik gula di Blitar, Kediri, dan Malang sudah memasuki masa giling tebu. Alhasil, banyak kendaraan bermuatan tebu melintas di jalur tersebut.

Anggit meminta pengguna jalan  lebih waspada saat melintas di jalur tersebut. Terutama ketika memasuki musim giling tebu.

Sementara itu, beberapa jam berikutnya tak jauh dari lokasi ini juga terjadi kecelakaan yang melibatkan motor dan pikap.

Tepatnya di Jalan Hayam Wuruk atau 2 km dari lokasi kecelakaan pertama. Hingga Kamis sore, polisi masih berusaha meminta keterangan kepada korban yang kini dirawat di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

“Untuk kronologi singkatnya, sepeda motor merah hendak menyalip truk di depannya. Namun belum sampai menyalip truk, dia tertabrak pikap yang membawa kecap. Ini kami masih meminta keterangan korban,” pungkasnya. (jar/c1/hai)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kecamatan Wlingi #truk tebu terguling #kecelakaan #kemacetan