Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jelang Idul Adha, Stok Beras di Kota Blitar Stabil, HET Masih Segini Per Kilogramnya

Muhamad Ilham Baha’udin • Sabtu, 15 Juni 2024 | 18:12 WIB
MASIH AMAN: Warga mengambil jatah bantuan Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) di kantor kelurahan pada Rabu (12/6) lalu.
MASIH AMAN: Warga mengambil jatah bantuan Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) di kantor kelurahan pada Rabu (12/6) lalu.

BLITAR - Jelang hari Raya Idul Adha, stok beras di Kota Blitar masih dalam kondisi aman. Harga eceran tertinggi (HET) beras masih dalam rentang yang stabil.

Bagian Analisis Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kota Blitar, Yusi Ahmadi menyebut, kondisi pasokan dan harga beras stabil jelang Hari Raya Kurban. 

“Ini terus kami pantau. Kalau ada gejolak harga, tentu kami dengan OPD terkait melakukan intervensi lapangan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Jumat (14/6/2024). 

Terkait potensi kenaikan harga beras, kata dia, DKPP belum bisa memastikan kisaran kenaikannya.

Pasalnya, faktor kenaikan harga juga dipengaruhi oleh ketersediaan stok. Jika stok tipis, otomatis terjadi kenaikan harga, begitu pun sebaliknya.

Selain itu, lanjut dia, juga bisa dipengaruhi oleh masa panen dan permintaan pasar.

Ketika masa panen, harga beras naik atau malah stabil. Tak sedikit petani yang menyimpan beras untuk digunakan sendiri. 

”Selama ini, Kota Blitar tidak pernah kekurangan beras. Sedikit banyak selalu ada surplus. Arahan Bapanas kan barang yang ada di masyarakat juga masuk stok,” ungkapnya. 

Menurut dia, stok beras tidak hanya dilihat dari toko saja.

Akan tetapi, melihat dari stok yang ada pada masyarakat. Artinya, walaupun hanya 5 kilogram tetap masuk dalam data stok.

Umumnya, wilayah pinggiran kota menjual beras dengan kualitas medium atau lokal. HET untuk beras jenis tersebut kini di harga Rp 12,5 ribu per kilogram. 

Sementara di wilayah kota banyak dijual beras premium dengan HET Rp 14,5 ribu per kilogram.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Templek, Nurhidayati, 53, menuturkan bahwa harga beras saat ini mengalami sedikit penurunan. 

”Kalau beras sekarang masih umum ya, paling turun Rp 1-2 ribu saja. Tidak pasti kalau untuk eceran, kan lihat kualitas campur atau tidak, yang kemasan stabil. Kami juga lihat harga kirim,” pungkasnya. (mg1/c1/sub)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Idul Adha #harga eceran tertinggi (HET) #Kota Blitar #harga beras