BLITAR - Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Blitar kini mempersiapkan ajang pekan olahraga pelajar daerah (popda) pada Oktober nanti.
Mereka masih melakukan penjaringan atlet yang bertanding di ajang tersebut. Apalagi, atlet yang diterjunkan harus kelahiran 2008. Artinya masih berstatus pelajar.
Ketua Umum PSTI Kabupaten Blitar Rudi Puryono mengatakan bahwa hingga kini masih belum menerima petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan popda.
Pihaknya masih menunggu PSTI Jawa Timur untuk terbitnya juknis. Maka dari itu, pihaknya belum dapat memperkirakan jumlah atlet yang akan dibawa pada ajang yang digelar di Bangkalan.
“Hingga saat ini masih dalam penjaringan atlet. Kami pun harus melihat talenta-talenta atlet yang masih berstatus pelajar.
Karena kami dengar, atlet yang berlaga di popda harus kelahiran 2008,” ujar Rudi, Jumat (14/6/2024).
Dia melanjutkan, PSTI Kabupaten Blitar akan mengambil atlet yang beberapa waktu lalu berlaga di piala bupati.
Selain itu, juga menyeleksi atlet yang ada di klub atau ekstrakulikuler di sekolah.
Tentu dengan melihat kualitas dan teknik dasar yang dimiliki pemain muda sepak takraw yang ada di Bumi Penataran.
Setelah itu, mereka mempersiapkan diri dengan latihan rutin yang dilakukan di lapangan Kecamatan Udanawu. Yakni mempelajari teknik-teknik sepak takraw dan uji coba.
“Saat ini belum bisa memasang target untuk popda. Namun, kami optimistis dapat membawa pulang medali dalam ajang tersebut,” pungkasnya. (jar)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila