BLITAR - Jelang Idul Adha 1445 H tahun ini muncul tren pembelian hewan kurban yang bisa dititipkan hingga sehari sebelum Idul Adha.
Pengirimannya pun tidak dikenai biaya tambahan. Munculnya tren ini berimbas pada para pedagang hewan kurban yang berjualan di pasar ternak.
Termasuk di salah satu peternak kambing yang berlokasi di Desa Sambong, Kecamatan Kanigoro.
Selain menjadi pemasok bagi para pedagang kambing di berbagai pasar hewan, peternak ini juga memiliki jasa penitipan (jastip) hewan kurban menjelang Idul Adha.
Pemilik peternakan kambing, M. fajar Tri Rianto, 25, mengungkapkan bahwa harga kambing yang dijual lebih tinggi. Namun, harga tersebut sudah termasuk jastip dan layanan kirim.
“Harganya sebenarnya standar, mulai dari Rp 2,75 sampai Rp 4,5 juta. Tergantung kualitas, ukuran, sama berat. Itu sudah sekalian penitipan sampai hari H plus gratis ongkir area Blitar dan sekitarnya,” terangnya Kamis (6/6/2024).
Selain kambing dengan harga standar, dia juga melayani pemesanan kambing jenis jumbo dan jenis cross boer.
Tercatat kambing kurban berukuran jumbo yang keluar dari kandangnya dengan harga termahal di kisaran Rp 12-15 juta per ekor.
Kemudian, jenis cross boer yang ada di kandangnya paling mahal mencapai Rp 40 juta.
Dia menjelaskan, jastip kambing ini kebanyakan berada di Kabupaten Blitar seperti Sanankulon, Ponggok, Srengat, Kanigoro, dan Garum.
Meski begitu, mayoritas pelanggan yang menggunakan jastip hewan kurban dari wilayah Kota Blitar.
Tak hanya melayani pengiriman untuk wilayah Blitar, dia juga melakukan pengiriman ke berbagai daerah mendekati Idul Adha ini.
“Kemarin, Makassar dan Kalimantan sudah. Besok Minggu, Jakarta 275 ekor untuk kurban, kalau sekarang di kandang (penitipan) dari warga Blitar saja ada 75 ekor,” ungkapnya.
Stok kambing untuk pengiriman didapat dari rekan-rekannya yakni para peternak di wilayah Blitar. Ketersediaan stok kambing untuk kurban tahun ini sangat melimpah.
Meski begitu, dia mengungkapkan kini terjadi kenaikan harga pada Idul Adha yang tinggal hitungan hari.
“Kenaikan bisa sampai Rp 250 ribu per ekor pada H-3 ini,” pungkasnya. (mg1/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila