BLITAR - Penjualan tiket kereta api naik hingga 105 persen pada libur panjang perayaan Idul Adha pada 14-18 Juni ini. KAI Daop 7 Madiun mencatat tiket yang terjual telah melampaui kapasitas yang disiapkan.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo menjelaskan, setiap hari KAI Daop 7 Madiun menyediakan kapasitas tempat duduk sebanyak 2.302.
Dengan rincian KA Bangunkarta jurusan Jombang-Pasarsenen, KA Singasari jurusan Blitar-Pasarsenen, KA Brantas jurusan Blitar-Pasarsenen sejumlah 680 tempat duduk.
Sedangkan KA Kahuripun jurusan Blitar-Kiaracondong lebih banyak lagi, yakni 742 tempat duduk.
"Jadi selama masa libur Idul Adha selama lima hari, jumlah total tempat duduk yang kami sediakan mencapai 11.510 bangku. Kami memastikan semua penumpang dapat menikmati perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu," jelasnya.
Menurut dia, berdasarkan data penjualan hingga Senin (17/6/2024), keempat kereta yang telah disebutkan. Telah terjual sebanyak 12.126 tiket atau 105 persen dari kapasitas yang disediakan sebanyak 11.510.
Untuk jumlah penumpang dari beberapa stasiun keberangkatan Daop 7 Madiun pada 14-18 Juni 2024 meliputi Stasiun Madiun sebanyak 4.905 penumpang, Stasiun Kediri 2.630 penumpang, Stasiun Jombang 1.374 penumpang, Stasiun Kertosono 1.586 penumpang, Stasiun Blitar 1.667 penumpang, dan Stasiun Tulungagung sebanyak 1.576 penumpang.
Dia mengimbau masyarakat yang berencana bepergian menggunakan kereta api untuk segera memesan tiket agar dapat memilih kereta api dan tanggal keberangkatan sesuai keinginan.
“Bagi penumpang yang tidak mendapatkan tiket pada jadwal yang diinginkan, bisa memanfaatkan fitur connecting train yang telah tersedia di aplikasi Access by KAI, yang memungkinkan penumpang mengkombinasikan jadwal kereta api yang bersifat penyambungan,” pungkasnya.
Sementara itu, lonjakan penumpang juga terjadi pada angkutan bus. Volume kenaikan penumpang sekitar 50 persen dibanding hari biasa.
Baca Juga: Nekad Terobos Palang Pintu, Sopir Grab di Blitar Kena Senggol KA Kertanegara, Begini Kondisinya
”Ketika hari biasa rata-rata 1.500 penumpang per hari. Di momen Idul Adha ini mencapai 2.250 penumpang,” terang Komandan Regu 3 Terminal Tipe A Patria Blitar, Mada Burcham.
Seperti sudah tradisi, momen hari raya yang juga dikenal istilah Lebaran Haji, ini dimanfaatkan perantau untuk pulang kampung. Apalagi, masa libur Idul Adha tahun ini cukup panjang. Selain volume penumpang yang naik, jumlah armada yang beroperasi juga bertambah.
“Naiknya sekitar 23 persen untuk penumpang. Sedangkan armada, sebelumnya 130, kini naik 160 armada,” jelasnya.
Armada tersebut terdiri atas bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP).
Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, terminal sudah menyiapkan armada cadangan. Biasanya, penumpukan terjadi pada bus tujuan Surabaya.
”Armada cadangan ini memang untuk mengurai penumpukan penumpang di momen libur panjang,” tandasnya. (mg1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila