BLITAR - Menjelang peringatan Haul Bung Karno, berbagai persiapan mulai dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.
Rangkaian memperingati kematian presiden RI pertama tersebut rencananya bakal dihadiri oleh anak-cucu Sukarno.
Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Blitar, Megawati Soekarnoputri juga direncanakan berziarah di Makam Bung Karno (MBK). Presiden kelima Indonesia itu dijadwalkan nyekar pada Jumat (21/6/2024).
”Ya, informasi kedatangan Bu Mega sudah masuk ke bagian umum (Setda Kota Blitar). Ini sedang dipersiapkan segala kebutuhannya,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Blitar, Toto Robandiyo, kepada Koran ini Rabu (19/6/2024).
Kedatangan putri Bung Karno tersebut dalam rangka ziarah untuk mendoakan sang ayah. Kegiatan tersebut telah menjadi agenda rutin Megawati Soekarnoputri, khususnya di momen Bulan Bung Karno. ”Jadi ziarah saja. Bentuk bakti anak kepada orang tua. Tidak ada agenda lain,” ungkapnya.
Pihaknya segera berkoordinasi dengan intansi terkait dan aparat keamanan yang terdiri dari TNI dan Polri untuk menyiapkan sejumlah antisipasi dan meningkatkan keamanan di kawasan MBK.
”Karena beliau ini mantan presiden, tentu butuh pengamanan ketat di lokasi. Makanya, kami perlu koordinasi dengan TNI dan kepolisian,” terangnya.
Belum diketahui siapa saja rombongan ziarah yang akan mendampingi Megawati Soekarnoputri.
Apakah bersama dengan jajaran pengurus dari dewan pimpinan pusat (DPP) PDIP atau tidak. Yang pasti, persiapan bakal dilakukan secara matang demi mengamankan kedatangan presiden kelima RI tersebut.
Sementara itu, di tempat lain, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar mempersiapkan segala keperluan menjelang kedatangan Megawati Soekarnoputri. Persiapan yang dilakukan di antaranya keamanan di kawasan MBK dan fasilitas pendukung di sekitarnya.
”Yang pasti, saat hari H nanti kawasan MBK disterilkan sementara dari pengunjung,” kata Kepala Disbudpar Kota Blitar, Edy Wasono.
Sebelum itu, rangkaian kegiatan memperingati Haul Bung Karno digelar pada Kamis (20/6) atau hari ini.
Dimulai dengan semaan Alquran, doa lintas agama, kenduri 1.000 tumpeng, hingga salawatan. Kemudian, ziarah nasional yang diikuti jajaran forkopimda Kota Blitar. (sub/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila