Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Isak Tangis Iringi Pemakaman Empat Korban Kecelakaan di Tol Semarang-Batang KM 405, Begini Kronologinya

Muhamad Ilham Baha’udin • Senin, 24 Juni 2024 | 17:30 WIB

 

DUKA MENDALAM: Ali Mustofa (kanan), penumpang selamat, mengantar jenazah istri dan putra tercintanya, Imroatus Sholikah, hingga liang lahat, kemarin (23/6).
DUKA MENDALAM: Ali Mustofa (kanan), penumpang selamat, mengantar jenazah istri dan putra tercintanya, Imroatus Sholikah, hingga liang lahat, kemarin (23/6).

BLITAR - Suasana duka menyelimuti rumah keluarga korban kecelakaan di Dusun Seduri, Desa/ Kecamatan Wonodadi, Minggu (23/6/2024).

Anas Makrufi, Sudarmajianto, Imroatus Sholikah, dan M. Rizqi Mustofa, korban tewas kecelakaan di ruas jalan Tol Semarang-Batang KM 405 itu langsung dimakamkan bersama.

Isak tangis keluarga pecah mengiringi pemberangkatan keempat jenazah menuju area pemakaman.

Salah satu korban selamat yakni Ali Mustofa turut mengantarkan istri dan putranya yang meninggal menuju liang lahat.

Sementara Fauzi Sulaiman, korban selamat lain, menunggu di rumah duka karena tidak kuat menahan kesedihan. 

Ya, Sabtu (22/6) lalu, mobil Mitsubishi Pajero nopol AG 1691 AV yang ditumpangi keenam orang yang masih kerabat keluarga itu mengalami kecelakaan hebat di ruas jalan tol Semarang-Batang KM 405.

Mobil yang disopiri Ali Mustofa itu diduga kuat menabrak truk yang parkir di tepi jalan tol. Akibat kecelakaan itu, empat dari enam penumpang mobil Pajero meregang nyawa.

Kepala Dusun Seduri, Ikhsan Nuri menjelaskan, korban diketahui sedang dalam perjalanan pulang usai menghadiri pernikahan saudara di Lampung. Mereka berangkat dan pulang satu rombongan naik mobil Pajero.

”Mereka semua itu masih kerabat dan tinggal bersebelahan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Minggu b(23/6).

Ikhsan menjelaskan, rombongan berangkat menuju Lampung pada Senin (17/6). Ada enam orang yang ikut berangkat. Terdiri dari Ali Mustofa, 49; Anas Makrufi, 31; Sudarmajianto, 49; M. Rizqi Mustofa, 19; Fauzi Sulaiman, 44; dan keponakan Ali Mustofa, Adit. ”Sementara Imroatus Sholikah, istri Ali Mustofa, berangkat lebih dulu dengan menggunakan pesawat,” ungkapnya.

Nah, ketika pulang ke Blitar, lanjut Ikhsan, Adit tidak ikut rombongan karena diminta mendampingi salah satu kerabatnya di Lampung yang akan mendaftar di salah satu pesantren di Blitar. Karena itu, kursi yang kosong digantikan oleh Imroatus Sholikah. ”Rombongan lalu pulang menuju Blitar pada Jumat (21/6),” jelasnya.

Kecelakaan maut itu terjadi di tol Semarang-Batang KM 405 masuk wilayah Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, pada Sabtu (22/6) sekira pukul 07.45. Dalam insiden tersebut, empat orang meninggal dunia yakni Anas Makrufi, Sudarmajianto, Imroatus Sholikah, dan M. Rizqi Mustofa.

Ali Mustofa dan Fauzi Sulaiman selamat dan mengalami luka ringan. Jenazah tiba di Blitar pada Minggu (23/6) sekitar pukul 01.00 WIB.

“Keempat korban disalati di masjid, kemudian dimakamkan pada pagi harinya. Nanti fida’an dilaksanakan di masjid bersama seluruh warga Dusun Seduri,” jelasnya.

Menurut informasi, sebelumnya rombongan sempat istirahat di rest area Pekalongan sekitar pukul 07.00 WIB. Sekira pukul 07.45 WIB, ada truk yang berhenti tanpa ada rambu peringatan.

Sopir truk dengan nomor polisi W 8845 OQ itu kini tengah diperiksa Polres Kendal. Keluarga sudah sepakat untuk membuat surat pernyataan tidak menuntut sopir. (mg1/c1/sub)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#pemakaman #Kecamatan Wonodadi #Tol Semarang - Batang #korban kecelakaan