Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Askot PSSI Blitar Kaji Ulang, Arema FC Siapkan Kesepakatan Permohonan Pinjam Stadion, Ini Jadwal Audiensi

M. Subchan Abdullah • Senin, 24 Juni 2024 | 18:30 WIB

 

Ketua PSSI Kota Blitar Yudi Meira
Ketua PSSI Kota Blitar Yudi Meira

BLITAR - Rencana peminjaman Stadion Soeprijadi oleh Arema FC untuk laga Liga 1 musim 2024-2025 segera ada kejelasan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dan Asosiasi Kota (Askot) PSSI Blitar telah menjadwalkan audiensi dengan manajemen Arema FC pekan ini.

Audiensi tersebut diharapkan bisa menemukan jalan keluar atas rencana penggunaan Stadion Soeprijadi oleh tim berjuluk Singo Edan tersebut.

Melahirkan kesepakatan antara pemkot, askot PSSI dan manajemen Arema FC demi menjamin keamanan dan kondusifitas di Bumi Bung Karno selama penyelenggaraan Liga 1.

"Ya, kami ada mandat dari wali kota untuk mengkaji ulang rencana tersebut. Apa saja yang disepakati dan jangan sampai ada peluang main, lalu timbul kericuhan lagi," kata Ketua Askot PSSI Blitar Yudi Meira kepada Jawa Pos Radar Blitar, Minggu (23/6/2024).

Menurut Yudi, akan ada sejumlah item kesepakatan yang disampaikan oleh manajamen Arema FC pada audiensi nanti.

Askot terus berkomunikasi dengan manajemen Singo Edan untuk persiapan audiensi. "Intinya kami juga tidak terjadi ingin hal-hal buruk dikemudian hari," ungkapnya.

Terkait pertandingan tanpa penonton, kata dia, itu memang sudah ada dalam regulasi PSSI. Biarpun tanpa penonton maupun dengan penonton, terpenting kondusifitas tetap harus dijaga. "Itu yang ditekankan oleh wali kota agar bisa menjaga kondusifitas di masyarakat," ujar anggota DPRD Kota Blitar ini.

Sesuai rencana, Stadion Soeprijadi dipinjam oleh tim Arema FC untuk setengah musim, yakni sampai Desember.

Sebab, renovasi Stadion Kanjuruhan, kandang Arema FC di Kepanjen, Malang, ditargetkan rampung pada Desember 2024. Kendati begitu, tak menutup kemungkinan masa pinjam Stadion Soeprijadi bisa diperpanjang.

Yudi berharap, audiensi bisa segera dilaksanakan dalam pekan ini sehingga muncul kejelasan. Jika nanti sudah ada kesepakatan dan rekomendasi penggunaan dari Pemkot Blitar, manajemen Arema FC bisa segera mengurus perizinan ke kepolisian setempat.

"Baru setelah itu, manajemen mengajukan izin ke PSSI biar nanti tim dari PSSI turun melakukan verifikasi Stadion Soeprijadi," bebernya.

Sementara itu, Wali Kota Blitar Santoso menyatakan telah menyerahkan urusan audiensi tersebut dengan Askot PSSI Blitar dengan dinas kepemudaan dan olahraga (dispora). Audiensi tersebut diharapkan bisa menghasilkan kesepakatan bersama.

"Terpenting ada jaminan keamanan dan keselamatan selama penyelenggaraan pertandingan di stadion," tegasnya.

Baginya, ada maupun tidak ada penonton selama pertandingan, kondusifitas tetap menjadi prioritas. Baik itu di dalam stadion maupun di luar stadion.

"Namun, ketika kondisi kalah, kemudian di luar terjadi kekacauan, kan bisa saja. Makanya, jaminan keamanan nomor satu," tandasnya. (sub/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Stadion Soeprijadi #PSSI Blitar #Arema FC #audiensi