Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Rem Blong, Truk Kontainer Hantam Bus Bagong di Jalur Blitar-Malang, Begini Kondisi Penumpang

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 27 Juni 2024 | 17:00 WIB
Sebuah truk kontainer terlibat kecelakaan dengan bus Bagong di Jalur Blitar-Malang tepatnya di Desa Banjarsari Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar, Rabu (26/06/2024).
Sebuah truk kontainer terlibat kecelakaan dengan bus Bagong di Jalur Blitar-Malang tepatnya di Desa Banjarsari Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar, Rabu (26/06/2024).

BLITAR - Truk tidak kuat menanjak mengalami kecelakaan hingga menabrak bus Bagong pada Rabu (26/6/2024).

Kejadian di jalur maut di Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo, itu menyebabkan enam penumpang bus Bagong Blitar-Malang syok dan satu di antaranya dilarikan ke rumah sakit.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar Ipda Anggit Purba mengatakan, truk kontainer bernomor polisi (nopol) L 953 UX dikemudikan Ahmad Khoiri, warga Gresik.

Kemudian, bus Bagong bernopol N 732 UF dikendarai Juwari, warga Desa/Kecamatan Wates. Kecelakaan maut ini mengakibatkan kemacetan 1 kilometer (km) pada pukul 12.00 WIB kemarin.

BUTUH CEPAT: Berapa penumpang bus membutuhkan penanganan medis karena syok usai kecelakaan.
BUTUH CEPAT: Berapa penumpang bus membutuhkan penanganan medis karena syok usai kecelakaan.

“Awalnya truk kontainer yang dikemudikan Khoiri berjalan dari arah Kota Blitar menuju Malang. Ketika sampai di Jalan Raya Desa Banjarsari, truk itu tidak kuat menanjak dan berjalan mundur,” ujar Anggit.

Nahas sopir truk tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Dari keterangan Khoiri, diduga truk yang dibawanya mengalami rem blong.

Tanpa diketahui di belakang truk kontainer terdapat bus Bagong memuat enam  penumpang. Akibatnya, bagian belakang truk kontainer membentur bagian tengah bus Bagong hingga penyok.

Anggit mengatakan bahwa jalan raya tersebut memang akhir-akhir ini sering dilalui truk overtonase.

Padahal, jalur tersebut menanjak sehingga kendaraan yang naik harus mengambil ancang-ancang terlebih dahulu.

Truk kontainer yang tidak kuat menanjak kemudian mundur hingga menabrak bus Bagong ini tidak sampai menyambar rumah di sekitar lokasi kejadian.

“Akibat dari kecelakaan ini, Zubaidah, 30, warga Kota Malang yang menjadi penumpang bus Bagong, mengalami pusing di kepala.

Tidak hanya itu, dia juga merasakan nyeri di punggung. Kemudian dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi oleh petugas Puskesmas Boro,” ungkapnya.

Usai menyelematkan korban, polisi bersama warga setempat membantu mengevakuasi bangkai bus dan truk yang terlibat kecelakaan ini.

Butuh waktu 30 menit untuk memanggil kendaraan Derek serta mengevakuasi bus dan truk kontainer yang mengalami rem blong tersebut.

“Kami mengimbau kepada pengendara untuk menjaga jarak dengan truk-truk besar, apalagi ketika menanjak. Karena berisiko kendaraan itu tidak kuat menanjak atau rem blong,” pungkasnya. (jar/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#kecelakaan #Bus Bagong #Kecamatan Selorejo #penumpang