Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jadi Tradisi Tahunan, PSHT Cabang Blitar Larang Pengesahan Anggota Pakai Motor, Ini Alasannya

Muhamad Ilham Baha’udin • Senin, 1 Juli 2024 | 23:00 WIB
Ilustrasi PSHT konvoi di jalan raya
Ilustrasi PSHT konvoi di jalan raya

BLITAR - Tradisi tahunan malam tirakat satu Sura dan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) bakal digelar bulan depan. PSHT Cabang Blitar larang anggota untuk konvoi.

Tradisi tahunan malam tirakatan satu Sura dan pengesahan warga baru PSHT kerap menghadirkan kerumunan massa.

Untuk mengantisipasi kejadian tidak diinginkan, PSHT Cabang Blitar melarang siswa maupun warga untuk berkendara menggunakan roda dua menuju lokasi.

“Sudah kami sampaikan pada tiap ranting, ketika kegiatan satu Sura maupun pengesahan, untuk menyediakan transportasi roda empat,” ungkap Ketua PSHT Cabang Blitar, Miskan Hadi Prasetyo, Sabtu (29/6/2024).

Hal tersebut dilakukan guna meminalisasi adanya kericuhan dan menjaga situasi tetap kondusif dan khidmat.

Dia menjelaskan bakal ada sekitar 600 warga baru yang dilantik pada kegiatan tersebut. Dia mengimbau seluruh keluarga besar PSHT Kota Blitar dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, dia bakal melarang penggunaan bendera atau atribut lain yang rawan meimbulkan potensi kegaduhan di masyarakat. Serta diberlakukan tindak tegas bagi pelaku pelanggara

Tradisi tahunan malam tirakat satu Sura dan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) bakal digelar bulan depan. PSHT Cabang Blitar larang anggota untuk konvoi.

Tradisi tahunan malam tirakat satu Sura dan pengesahan warga baru PSHT kerap menghadirkan kerumunan massa.

“Momen seperti ini rawan ditunggangi oknum. Kami mengimbau seluruh anggota untuk berhati-hati dan saling mengingatkan. Jangan sampai ada kejadian yang bisa merugikan diri sendiri, lingkungan, maupun organisasi,” terangnya.

Dia menambahkan, saat ini telah turun surat edaran (SE) terkait imbauan dan larangan bagi cabang untuk berkunjung ke PSHT pusat di Madiun.

Larangan tersebut berlaku baik untuk tujuan ziarah ke makam sesepuh maupun silaturahmi pada pengurus. Selanjutnya akan dibuka kembali seusai bulan Muharam.

Dia mengungkapan bahwa hingga kini masih berkoordinasi dengan pengurus daerah lain dan pengurus pusat terkait jadwal pengesahan.

Dia berharap calon warga yang akan disahkan tahun ini untuk bersungguh-sungguh dalam melakukan tirakatan agar pengesahan berjalan dengan baik.

“Semoga dapat memenuhi tujuan kami untuk mendidik manusia yang berbudi pekerti luhur dan bertakwa pada Tuhan YME,” pungkasnya. (mg1/c1/din)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#PSHT #konvoi #malam tirakatan #Kota Blitar