BLITAR - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Blitar berencana memanfaatkan secara maksimal dua stadion milik pemkab. Yaitu, Stadion Panataran dan Srengat.
Dispora berencana memperbaiki kerusakan yang ada secara bertahap. Dengan begitu, stadion dalam kondisi layak dan dapat berfungsi semestinya.
“Memanfaatkan dua stadion milik kabupaten secara maksimal dengan cara sering mengadakan kegiatan di kedua stadion tersebut.
Salah satu bukti selama dikelola dispora, Stadion Panataran sudah menyelenggarakan lima event olahraga.
Salah satunya pertandingan sepak bola Piala Bupati Blitar,” kata Kepala Dispora Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus.
Dia mengaku bahwa rencananya Stadion Panataran digunakan kegiatan olahraga. Kemudian, Stadion Srengat bisa dipakai kegiatan lain termasuk upacara atau konser.
Untuk Stadion Srengat, kata dia, kondisi lapangannya banyak kerikil berserakan sehingga kurang cocok untuk kegiatan olahraga.
Berbeda dengan Stadion Panataran di Nglegok memiliki rumput dan spot lari yang baik.
Terkait perawatan kedua stadion itu, Anindya menjelaskan, setiap tahun selalu ada anggaran dikucurkan.
Anggaran yang disediakan sedikit sehingga untuk pembenahan stadion belum bisa maksimal.
“Itu wajar, soalnya dispora menangani full stadion itu baru satu tahunan ini. Sebelumnya kami gabung disbudpar. Rencananya, kami akan fokuskan dulu di Stadion Panataran,” ungkapnya.
Pemilihan Stadion Panataran sebagai stadion olahraga didasarkan pada hasil kegiatan yang pernah diadakan.
Bahkan saat pergelaran lomba lari, para atlet dari berbagai wilayah merasakan kondisi lintasan lari di Stadion Panataran baik.
“Trek lari di Panataran itu padat, jadi saat digunakan untuk berlari tidak ada debu berhamburan,” tandasnya. (mg2/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila