Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

P-APBD Kabupaten Blitar Ditargetkan Selesai Sebelum Pelantikan, Muhammad Rifai: Dipastikan Sebelum 10 Agustus

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 10 Agustus 2024 | 17:21 WIB
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Muhammad Rifa’i
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Muhammad Rifa’i

BLITAR - Perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) 2024 Pemerintah Kabupaten Blitar masih terus berproses di meja DPRD.

Saat ini, mereka masih membahas kebijakan umum anggaran dan rancangan plafon anggaran sementara (KUA PPAS) tahun anggaran 2024.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Muhammad Rifa’i mengaku bahwa dalam minggu ini masih terlihat sibuk dengan panitia khusus untuk membahas KUA PPAS tahun anggaran 2024.

Pembahasan itu dilakukan usai Bupati Blitar Rini Syarifah memberikan penjelasannya pada sidang paripurna 1 Agustus 2024 lalu. DPRD merencakan sidang peripurna lagi pada akhir pekan ini.

Tandanya, progres P-APBD diprediksi lebih cepat daripada tahun lalu yang baru selesai pada akhir September.

“Kami akan melakukan sidang paripurna lagi pada Jumat atau Sabtu ini, sesuai arahan monitoring center for prevention (MCP) dari KPK. Kami pastikan paripurna dengan agenda KUA PPAS ini berlangsung sebelum 10 Agustus,” ujar Rifai.

Tiga hari setelah itu, pihak eksekutif alias Bupati Blitar harus memasukkan penjelasan dan pembahasan rancangan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (RAPBD-P).

Hal itu dipastikan dapat dibahas oleh bupati dan DPRD selama seminggu. Sebab, bila KUA PPAS sudah selesai, maka pembahasan P-APBD hanya tinggal menunggu penjelasan bupati, pandangan fraksi, dan jawaban bupati.

Rifa’i memastikan pembahasan P-APBD ini akan selesai sebelum minggu ketiga Agustus dan akan ditetapkan setidaknya pada 24 Agustus.

Karena, dia ingin pembahasan P-APBD ini tidak menjadi pekerjaan rumah bagi anggota DPRD lama.

Apalagi, pada 27 Agustus merupakan jadwal pelantikan anggota DPRD yang baru saja terpilih.

Baca Juga: Hadiah Ulang Tahun Ke-16 BPR Penataran Blitar, Kantor Pusat Baru Diresmikan, NPL Langsung Turun Signifikan

“Saya pastikan PAK dapat ditetapkan sebelum pelantikan anggota DPRD baru. Nanti ketika pelantikan, kami sudah tidak punya tanggungan dari periode sebelumnya. Saya pastikan selesai tepat waktu,” ungkapnya.

Politikus PKB itu belum bisa memastikan kekuatan anggaran untuk P-APBD 2024 ini. Namun, kondisi masih sama dengan tahun lalu, yakni masih terdapat SiLPA dari RSUD Ngudi Waluyo yang jumlahnya sudah tidak sebesar sebelumnya.

Dengan begitu, hanya dilakukan pergeseran anggaran dan tidak banyak dilakukan perubahan.

“RSUD Ngudi Waluyo memang sengaja ada menyimpan anggaran dalam bentuk SiLPA. Karena untuk pembangunan gedung rawat inap delapan lantai yang tengah digarapnya,” pungkasnya. (jar/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#P-APBD #Kabupaten Blitar #anggaran #DPRD #kua ppas