Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Sebelum Laga 17 Agustus, Manajemen-Pengelola Bakal Perbaiki Kualitas Rumput Stadion Soeprijadi Kota Blitar

Muhamad Ilham Baha’udin • Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:22 WIB
EVALUASI: Pelatih Arema FC dan Dewa United mengeluhkan kondisi rumput lapangan stadion Soeprijadi.
EVALUASI: Pelatih Arema FC dan Dewa United mengeluhkan kondisi rumput lapangan stadion Soeprijadi.

BLITAR - Laga perdana Arema FC dengan Dewa United dalam gelaran BRI Liga 1 musim 2024-2025 di Stadion Soeprijadi pada Senin (12/8) berakhir imbang. Evaluasi di segala lini langsung dilakukan agar laga berikutnya berlangsung lebih kondusif.

Kondisi lapangan Stadion Soeprijadi yang disebut kurang bagus, kini menjadi perhatian serius manajemen Arema FC.

Mereka akan segera melakukan perbaikan bersama dengan pemilik ataupun pengelola Stadion Soeprijadi.

”Kami langsung evaluasi dengan pihak pemilik dan pengelola stadion. Dan, alhamdulillah segera ditindaklanjuti dengan pengecekan rumput serta pemadatan tanah lapang sebelum laga selanjutnya,” ungkap Manajer Operasional Arema FC Sudarmaji kepada Jawa Pos Radar Blitar, selasa (13/8/2024).

Menurut dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar selaku pengelola Stadion Soeprijadi sangat tanggap dengan penilaian dari kedua tim atas kondisi lapangan. Karena itu, evaluasi perawatan terhadap kualitas rumput dan lapangan stadion menjadi hal utama.

”Ini soal kenyamanan bertanding kedua tim profesional. Jadi, evaluasi sangat penting,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar Aminurcholis ikut memantau evaluasi dari kedua tim, khususnya terkait kondisi rumput dan lapangan Stadion Soeprijadi.

Menurut dia, kondisi lapangan yang digunakan untuk pertandingan Liga 1 tentu telah melalui serangkaian pengecekan oleh tim dari PSSI maupun Polri.

”Waktu lalu dari PSSI dan Polri sudah ke lapangan lakukan asesmen. Dan hasilnya dapat skor 71,73 kategori bagus dan siap untuk pertandingan,” ungkapnya.

Nah, jauh sebelum stadion dipinjam untuk home base Arema FC, Dispora Kota Blitar rutin melakukan pemeliharaan fasilitas stadion. Termasuk rumput lapangan stadion.

”Rumput ini rutin kami pangkas. Nah, ketika akan digunakan oleh Arema FC sebagai home base, kami sudah sepakat pembenahan dilakukan oleh Arema FC, termasuk rumput lapangan,” terang mantan kepala diskominfotik ini.

Sesuai regulasi dari PSSI, jelas Cholis, rumput lapangan memang harus diganti lima tahun sekali. Namun, Pemkot Blitar belum bisa mengganti rumput lapangan dengan yang baru karena anggaran yang terbatas.

”Sehingga kami hanya mampu untuk melakukan pemeliharaan secara berkala. Harapan kami sebenarnya ingin ganti baru, tetapi anggarannya besar,” tandasnya.

Di sisi lain, Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo PS menegaskan, pengamanan laga BRI Liga 1 antara Arema FC melawan Dewa United di Stadion Soeprijadi Kota Blitar berlangsung lancar. Selama perhelatan itu, seluruh suporter maupun penonton mematuhi aturan dengan tertib.

“Alhamdulillah berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Tidak ada peristiwa yang tidak diharapkan. Semuanya berjalan aman terkendali,” ungkapnya.

Menurut dia, ada 816 personel gabungan yang diterjunkan dalam mengamankan pertandingan tersebut.

Selain berasal dari personel Polres Blitar Kota, juga dari personel Denpom (Polisi Militer), personel BKO Polres Kediri, personel BKO Polres Tulungagung, personel BKO Polres Blitar, personel BKO Brimob Polda Jatim, dan anggota TNI di wilayah Blitar.

Sejumlah personel disiagakan di masing-masing pos yang telah ditentukan. Dengan demikian, pengamanan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan.

“Kami telah berkomitmen untuk menciptakan suasana kondusif selama pertandingan, hingga para suporter keluar wilayah Blitar dan kembali ke wilayahnya masing-masing,” tegasnya. (ham/sub/c1/ady)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Stadion Soeprijadi #BRI Liga 1 2024 2025 #Arema FC #Kota Blitar