Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Modal Daftar Cabor KONI, Tim Cricket Kabupaten Blitar Juara 3 Kejurprov Jatim

Fajar Rahmad Ali Wardana • Minggu, 1 September 2024 | 13:45 WIB

KOMPETITIF : Atlet cricket Kabupaten Blitar sedang berlaga di ajang Kejurprov Kota malang beberapa waktu lalu
KOMPETITIF : Atlet cricket Kabupaten Blitar sedang berlaga di ajang Kejurprov Kota malang beberapa waktu lalu

BLITAR - Meskipun cabang olahraga baru, cricket Kabupaten Blitar sudah menunjukkan taji dengan membawa pulang medali di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur (Jatim).

Ya, anak-anak asuh pelatih Muhammad Yusri Yazid sukses meraih juara 3 nomor super eight, menjadi modal untuk mendaftar cabor di KONI kabupaten.

Pelatih Cricket Kabupaten Blitar Muhammad Yusri Yazid mengatakan telah memberangkatkan 13 atlet di Kejurprov Jatim di Kota Malang pada 23 Agustus lalu.

Baca Juga: Target Masuk 5 Besar Jatim di Ajang Porprov 2025, Koni Minta Tambahan Anggaran Pemkab Blitar untuk 600 Atlet

Dengan mengikuti 3 nomor, di antaranya, twenty-twenty (T20), kemudian ada super eight dan super sixes.

“Kami meraih juara 3 pada super eight. Lawan paling berat dari Lamongan, yang kemudian jadi juara. Selain itu ada Lumajang yang memberikan perlawanan sengit. Hal itu karena atlet cricket yang kami bawa kebanyakan masih duduk di bangku SMP,” ujarnya.

Faktor usia atlet memang mempengaruhi mental ketika bermain. Apalagi banyak lawan yang dihadapi rata-rata sudah kuliah. Karena ajang ini merupakan kejuaraan open di bawah usia 23 tahun.

Baca Juga: Empat Cabor Anyar Gabung KONI Kota Blitar, Tak Sembarangan, Ternyata Harus Penuhi Sejumlah Persyaratan Ini

Meskipun begitu, atlet cricket Bumi Penataran sudah membuktikan kualitasnya bersaing dengan lawan di atas usianya.

Sehingga untuk kompetisi kedepan, mentalnya dapat lebih teruji lagi.

Memang cabang olahraga baru harus dimulai dengan junior, agar beberapa tahun kedepan dapat menumbuhkan banyak prestasi.

“Kalau dari segi materi keahlian tidak jauh berbeda dengan atlet dari kota lain. Hanya saja kalah mental dengan atlet yang lebih dewasa. Prestasi ini juga menjadi modal administrasi untuk masuk KONI, agar lebih maju dan terkenal olahraga ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Arema FC Keluhkan Kondisi Rumput Stadion Soeprijadi Blitar di Liga 1, Seberapa Penting Kualitas Lapangan Bagi Atlet Sepak Bola? Simak

Sebenarnya, Yusri sudah pernah memasukan cricket ini dalam KONI pada 2022 lalu.

Namun terhalang administrasi dan kurang solidnya tim, sehinga memutuskan untuk menunda.

Akhirnya dengan prestasi pada kejurprov ini, dia akan mendaftarkan kembali.

“Kami akan mensosialisasi cricket ini tidak hanya di tingkat SMP, juga di SMA dan perguruan tinggi. Agar mendapatkan atlet yang berkualitas. Apalagi antuasias atlet cukup tinggi ikut olahraga ini,” pungkasnya. (jar/ady)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #Kejurprov #koni #medali #cricket