Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pernah Ada Warga Kecanduan, Pemuda di Kabupaten Blitar Ini Kampanyekan Bahaya Narkoba dengan Sosialisasi

Didin Cahya Firmansyah • Senin, 2 September 2024 | 22:00 WIB
ANTUSIAS: Warga Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat saat menghadiri sosialisasi bahaya narkoba, pada Jumat  (30/8).
ANTUSIAS: Warga Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat saat menghadiri sosialisasi bahaya narkoba, pada Jumat (30/8).

BLITAR - Narkoba masih menjadi musuh terbesar yang harus dihadapi semua orang. Kampanye dalam menginformasikan bahaya dan memberantas barang terlarang itu perlu digalakkan secara menyeluruh.

Ketua Gerakan Mencegah dan Mengobati (GMDM) Kabupaten Blitar Nur Harianto mengatakan, masyarakat memang perlu edukasi mendalam tentang obat-obatan terlarang khususnya anak-anak muda yang sering terjerumus.

Dia mengaku, sosialisasi perlu untuk diadakan karena untuk membina dan menginformasikan semua dampak serius dari narkoba.

“Memang bahaya narkoba ini adalah masalah sangat serius maka harus mengkampanyekan ini ke semua khalayak umum,” ungkapnya saat menjadi narasumber dalam acara sosialisasi tentang bahaya penggunaan narkoba, diadakan pemuda karang taruna Desa Purwokerto, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jumat (30/8/2024).

Acara yang dikemas secara terbuka itu, Nur Harianto membeberkan, dari tahun 2021 Desa Purwokerto sendiri sudah melaksanakan program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) yang merupakan program bentukan dari Badan Narkotika Nasional (BNN).

Program tersebut merupakan sarana mengintervensi masyarakat yang telah melakukan penyalahgunaan narkoba dengan merehabilitasi si pengguna.

Dia menyatakan, sudah ada 6 orang warga Desa Purwokerto yang dulu pernah kecanduan nakoba dan sudah mendapatkan intervensi. Kini mereka sudah dinyatakan terbebas dari barang tersebut.

“Dari program IBM yang sudah kita laksanakan, alhamdulillah 6 orang tersebut sudah dinyatakan sembuh, itu juga berkat dari kesadaran mereka dan keinginan untuk direhabilitasi,” tuturnya.

Dia berharap, acara sosialisasi ini bisa mengedukasi warga, saling bersinergi dalam memberaantas narkoba, dan menekan laju petumbuhan penyalahgunaan barang terlarang itu.

Terutama bagi anak-anak muda saat ini yang rentan sekali terjerumus dalam obat-obatan haram. “Intinya mengajak warga untuk bersama-sama melawan narkoba,” tuturnya.

“Walaupun kita tidak bisa benar-benar memberantas secara keseluruhan setidaknya kita bisa mengurangi,” imbuhnya.

Acara tersebut turut mengundang sejumlah pihak seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepada Desa Purwokerto dan perangkat desa. (mg3 /din)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #Ketua Gerakan Mencegah dan Mengobati #narkoba