BLITAR - Elim Tyu Samba, sosok perempuan muda dari generasi milenial ini maju dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) 2024 Kota Blitar. Ia mencalonkan diri sebagai wakil wali kota yang berpasangan dengan Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin sebagai calon wali kota.
Memiliki nama yang cukup unik, Elim Tyu Samba atau yang kerap disapa Elim sering dikira orang luar daerah. Padahal Elim merupakan asli cah Blitar. Ia berasal dari daerah Cabean, Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Menghabiskan kehidupannya di kota Bumi Bung Karno, Elim menimba ilmu di kota Blitar saat ia duduk di bangku SD, SMP dan SMA. Kemudian ia berkuliah di Universitas Brawijaya yang berlokasi di kota Malang.
Elim menjadi pasangan Mas Ibin dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Kota Blitar. Paslon Ibin-Elim ini diusung oleh tiga partai parlemen yakni PKB, PAN, dan Demokrat, serta tiga partai non-parlemen yaitu PKN, Nasdem, dan PSI.
Melansir dari video YouTube Radar Blitar TV, tim berkesempatan mewawancarai Elim Tyu Samba dan mengupas motivasi Elim mengajukan diri sebagai calon wakil wali kota Blitar.
Perempuan kelahiran 1995 itu terhitung baru di dunia politik. Elim mengatakan bahwa ia baru tiga tahun terjun ke dunia politik. Elim sendiri merupakan politisi dari Partai Gerindra. “Di politik itu saya masih baru hitungannya. Baru tiga tahun terjun di politik,” kata Elim.
Sebelum terjun ke dunia politik, Elim pernah bekerja di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kemudian ia menekuni jiwa wirausahanya dengan mencoba berjualan hingga saat ini ia berprofesi sebagai pengusaha properti.
Elim menyampaikan alasannya berpartisipasi dalam Pilkada 2024 Kota Blitar adalah membangun kota Blitar menjadi lebih baik. Sebagai anak muda yang besar di Blitar, ia ingin memberikan manfaat bagi tempat kelahirannya.
“Lahir di kota Blitar, menimba ilmu di kota Blitar pada langkah awalnya. Setelah itu keluar kota Blitar untuk menimba ilmu, mencari jaringan, mencari modal lalu kembali lagi ke kota Blitar untuk membangun kota Blitar ini,” ujarnya.
Ditanya mengenai goals sebagai aktivitis politik, Elim mengungkapkan bahwa ia selalu mengingat pesan ayahnya untuk menjadi orang yang bermanfaat. Dalam pencalonannya sebagai wakil wali kota, ia ingin memberikan manfaat bagi warga kota Blitar.
“Jangan sampai kita berpolitik, kita malah merepotkan. Tujuannya adalah membuat manfaat, bermanfaat bagi orang banyak,” ungkap perempuan usia 28 tahun itu.
Baca Juga: Susunan Pimpinan Definitif Dewan Kabupaten Blitar Tunggu Jadwal Pelantikan
Elim menambahkan, ia ingin melanjutkan program pemimpin sebelumnya yang menjadikan kondisi kota Blitar baik seperti sekarang. Bersama dengan Mas Ibin, mereka akan memaksimalkan perkembangan kota Blitar dan memperbaiki yang kurang.
“Harapan saya untuk kota Blitar itu apa yang menjadi program pemimpin sebelumnya yang sudah baik kita lanjutkan dan yang kurang baik kita perbaiki. Kondisi kota Blitar sebetulnya sudah baik cuman ada sesuatu hal yang harus dimaksimalkan dan dikembangkan. Itu menjadi tugas kami untuk membangun kota Blitar,” kata Elim.
Sebagai politisi muda yang maju dalam Pilkada 2024 Kota Blitar, Elim berharap bahwa ia dapat menjadi pandangan bagi anak muda kota Blitar untuk aktif berpartisipasi dalam politik Indonesia terutama kota Blitar maupun menggapai cita-cita anak muda kota Blitar.
“Saya harap saya bisa menjadi contoh atau pandangan bagi anak-anak muda kota Blitar, perempuan kota Blitar. Kita bisa anak muda bisa. Jangan mudah minder,” tutupnya. (anindya)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila