Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Cara CGB Ramaikan Pasar Legi Kota Blitar, Gelar Event Tinju untuk Ajang Hiburan dan Persaudaraan

Dynand Bayu Eka Respati • Selasa, 10 September 2024 | 17:05 WIB
SPARRING: Suasana pertandingan tinju amatir Cah Gelut Blitar Volume l di pelataran parkir Pasar Legi Kota Blitar, Jumat (6/9) kemarin.
SPARRING: Suasana pertandingan tinju amatir Cah Gelut Blitar Volume l di pelataran parkir Pasar Legi Kota Blitar, Jumat (6/9) kemarin.

BLITAR - Pasca kebakaran, Pasar Legi sudah direnovasi dan diresmikan kembali pada 2022 lalu. Namun, para pedagang masih merasakan “sepi” pembeli. Bahkan memilih berjualan di bahu jalan karena sepinya pengunjung. Ini yang membuat Cah Gelut Blitar (CGB) berinisiatif menggelar event tinju amatir.

Pasar Legi yang sepi pengunjung dimanfaatkan dengan baik oleh Fariz Pradipta Mursyid atau yang lebih akrab disapa Fafa.

Yakni dengan membuat sebuah gebrakan dengan menginisiasi event olahraga tinju amatir yang digelar di pelataran Pasar Legi sejak Jumat (6/9) lalu.

Bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Polres, Koramil, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Blitar, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Blitar, Dinas Kesehatan Kota Blitar.

Juga tak kalah pentingnya, Cah Gelut Blitar (CGB) berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Blitar ini. Event tinju amatir CGB Volume l ini sukses dilaksanakan selama dua hari.

Seperti tagline event tinju ini yakni “Ora Menang, Ora Kalah, Ora Masalah”, event ini bukan mencari pemenang, melainkan hanya untuk sparing tinju dengan skema dua ronde.

Tiap ronde berdurasi 1 menit. Pengawasan hingga aturan mainnya mengikuti ketentuan dari Pertina.

"Tidak ada menang dan kalah, tidak mencari masalah atau menciptakan masalah, dan justru kalau bisa menyelesaikan masalah. Ini ajang menghibur dan mencari saudara," ungkap Fafa.

Selain sepinya pengunjung Pasar Legi, ide menggelar event tinju amatir ini juga bermaksud untuk menjadikan Pasar Legi sebagai tempat komunitas untuk berkarya.

Gelaran CGB ini direspons positif oleh masyarakat Blitar Raya. Terbukti dengan animo penonton yang hadir memadati venue tinju amatir yang ada di pelataran parkir pasar tradisional terbesar di Kota Blitar ini.

"Ide ini juga terinspirasi dari Fight Club Jogjakarta yang menggelar event tinju amatir di kompleks Pasar Satwa dan Tanaman Hias Jogjakarta atau Pasty Kota Jogjakarta," terangnya.

Baca Juga: Apresiasi Pihak yang Sukseskan Sertipikasi Tanah Ulayat, Menteri AHY Berikan Penghargaan untuk World Bank, WRI, dan para Akademisi

Event CBG ini langsung mendapat banyak peminat. Terbukti, dari jumlah peserta yang mendaftar melebihi kuota yang awalnya 120 petinju, diambil menjadi 92 peserta dari umum dan atlet.

"Peserta yang mendaftar kita saring dengan kualifikasi berat badan, kemampuan tinju, dan pengalaman tinju," tuturnya.

Menariknya, event tinju amatir ini juga menarik minat dari kaum hawa. "Sebenarnya peserta wanita yang mendaftar ada 12 orang, tapi karena terkendala aturan, yang lolos untuk bertanding akhirnya hanya satu laga dan 90 peserta lainnya laki-laki," bebernya.

Beberapa peserta yang ikut dalam event CGB juga menyerukan hal senada. Dengan harapan diselenggarakannya event tinju amatir ini, pengunjung Pasar Legi kembali ramai dan event CGB menjadi daya tarik pengunjung untuk datang.

"Daripada gelut tidak jelas dan membuat onar, yang membuat masyarakat resah serta keroyokan, mending ikut CGB saja," ungkap salah satu peserta cewek pada tinju amatir, Amelia Keysaneva.

Sementara itu, peserta tinju amatir wanita lainnya, yakni Cahya Kamila, memberikan saran agar ring tinju bisa diberikan panggung sehingga membuat nyaman petinju saat bertanding. Harapan lain juga muncul dari Arvin Rais Akbar, peserta tinju amatir laki-laki.

"Event CGB ini bisa rutin diselenggarakan karena banyaknya antusiasme masyarakat Blitar yang ingin mengikuti event ini, khususnya kalangan anak muda," pungkas petinju belia berusia 16 tahun ini. (*/c1/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Disperindag #event olahraga #pasar legi #tinju amatir #Kota Blitar #Cah Gelut Blitar