Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Gelar Sidak, Polres dan Tim Gabungan Temukan Rumah Makan di Kota Blitar Gunakan LPG Subsidi

Muhamad Ilham Baha’udin • Minggu, 15 September 2024 | 15:29 WIB
TERLAMBAT: Personel Polres Blitar Kota dan Disperindag Kota Blitar sidak LPG subsidi, kemarin (13/9).
TERLAMBAT: Personel Polres Blitar Kota dan Disperindag Kota Blitar sidak LPG subsidi, kemarin (13/9).

BLITAR - Masyarakat Bumi Bung Karno sempat keluhkan adanya kelangkaan LPG beberapa waktu terakhir.

Tim gabungan yang terdiri dari Polres Blitar Kota, disperindag, dan Hiswana Migas segera cek lapangan. Hasilnya ditemukan salah satu warga yang menggunakan LPG kemasan subsidi.

Kepala Unit Tipidsus Satreskrim Blitar Kota, Iptu Yuno Sakaito mengungkapkan, sidak tersebut merupakan tindak lanjut kelangkaan LPG pada tingkat pengecer.

Ada tiga tempat yang didatangi. Yakni, rumah makan, pangkalan LPG, dan agen gas LPG. “Iya, tim sepakat untuk cek lokasi untuk mengetahui penyebab kelangkaan LPG 3 kilogram (kg),” ungkapnya pada wartawan Jumat (13/9).

Berdasarkan pantauan lapangan di beberapa tempat, stok LPG subsidi kemasan 3 kg masih terpantau aman.

Seperti di pangkalan LPG SPBU Jalan Kalimantan yang saat ini stoknya berjumlah ratusan.

“Masih ada 150 tabung LPG dan harganya sesuai HET yang berlaku, yakni Rp 16 ribu untuk tiap tabungnya,” bebernya.

Selanjutnya, ketika tim sidak di salah satu rumah makan di Jalan Kalimantan, rumah makan tersebut kedapatan memiliki tiga tabung LPG 3 kg dan satu tabung gas nonsubsidi 12 kg.

Berdasarkan temuan itu, tim masih melakukan kroscek pada izin usaha warung tersebut untuk memastikan apakah termasuk dalam kategori UMKM yang menjadi sasaran penerima LPG subsidi atau bukan. 

“Kalau rumah makan itu nanti ternyata tidak termasuk pelaku usaha yang menggunakan LPG subsidi, akan kami tindak lanjuti dan kami panggil,” jelasnya.

Sesuai aturan, jelas dia, pelaku UMKM menjadi salah satu sasaran penerima LPG bersubsidi dengan kuota 15-20 tabung tiap bulan.

Lalu, hasil sidak di agen LPG yang berada di Jalan Cemara masih menunggu kiriman pasokan LPG.

“Setiap hari, agen menerima pasokan LPG untuk disalurkan ke pangkalan sesuai jadwal dari Pertamina,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar Pandu Sarasati mengatakan, berdasarkan pantauan di beberapa lokasi, kondisi LPG aman. Tim juga tidak menemukan antrean panjang pada pangkalan.

“Kemungkinan terjadinya antrean itu ketika proses input NIK pada aplikasi butuh waktu, akhirnya terjadi antrean,” tandasnya. (ham/c1/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#subsidi #Disperindag #lpg #Polres Blitar Kota #sidak