BLITAR - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Blitar tengah menggelar Wali Kota Blitar Cup yang sejak 13 hingga 15 September 2024.
Kompetisi ini untuk menjaring atlet-atlet muda, yang nantinya dapat berlaga di kompetisi yang lebih tinggi.
Ketua IPSI Kota Blitar, Miskan Hadi mengatakan, kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup 2024 ini diikuti kurang lebih 159 peserta yang berlaga di GOR Soekarno-Hatta.
Mulai dari pra remaja dan remaja, atau jenjang SD serta SMP, dan SMA di Kota Blitar. Dari kompetisi ini, IPSI juga akan melihat beberapa atlet yang dipersiapkan untuk pekan olahraga pelajar daerah (POPDA) Jawa Timur.
“Popda akan diselenggarakan di Bangkalan pada Oktober mendatang. Tentu kegiatan ini salah satu upaya dari cabor Pencak Silat untuk menjaring atlet muda terbaik di Kota Blitar,” ujar Miskan, sapaan akrabnya.
Menurut dia, dalam Wali Kota Cup 2024 ini ratusan atlet ini memperebutkan 18 medali.
Tentu mereka bersaing dengan ketat, untuk dapat meraih medali.
Maka dari itu, ada beberapa atlet yang masih terlihat berlatih di luar area GOR. Dukungan dari supporter bergemuruh di dalam area pertandingan.
Miskan berharap Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup 2023 antarpelajar se-Blitar Raya ini dapat menjaring atlet muda yang mampu menjaga nilai-nilai pencak silat sebagai seni bela diri. Selain itu, dapat melahirkan atlet dengan kualitas mumpuni.
“Kami tahun ini memang tidak ada atlet yang ikut gelaran PON Aceh – Sumut. Semoga saja dengan Wali Kota Cup kedua ini, nantinya dapat melahirkan atlet yang dapat tembus ke level nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Miskan juga belum bisa memastikan berapa atlet yang akan dipersiapkan untuk gelaran Popda.
Hal itu dapat terjawab usai gelaran Wali Kota cup 2024 ini, sehingga dapat diketahui atlet-atlet yang berkualitas dan siap diberangkat pada ajang Popda.
“Semoga kedepan pencak silat di Kota Blitar dapat lebih berprestasi lagi,” pungkasnya. (jar/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila