BLITAR - Dalam kurun waktu Januari hingga Agustus ini, Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar sudah mengamankan 25 ular yang sempat berkeliaran di permukiman warga.
Dari puluhan jumlah tersebut, kasus terbanyak ialah ular yang masuk ke rumah warga.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar Edy Wiyono mengatakan, adanya puluhan ular ini tidak ada hubungannya dengan cuaca akhir-akhir yang terasa panas karena musim kemarau.
“Di musim penghujan pun, ada juga ular yang nyasar ke permukiman warga. Di musim apa pun itu selalu ada ular, jadi kita tidak bisa memastikan ular ini akan muncul kapan, di mana, dan saat apa. Kita hanya melayani keluhan masyarakat,” ujarnya.
Saat musim penghujan, kata dia, pernah satu tim yang diterjunkan harus berpindah hingga tiga tempat dalam satu hari.
Ular-ular tersebut diduga berteduh karena cuaca yang hujan menyebabkan ular kedinginan. Bahkan pernah juga saat musim kemarau tidak ada laporan masuk.
“Cuaca ini tidak terlalu berpengaruh terhadap sebaran ular. Kadang ada laporan di musim hujan dan terkadang ada laporan di musim kemarau. Jadi tidak tentu. Namun di musim kemarau ini tidak ada peningkatan,” tandasnya.
Sepanjang tahun ini saja, timnya sudah menangani ular di berbagai tempat. Seperti di dapur, ruang tamu, dan ada juga yang berada di kamar salat.
Dengan penangkapan kasus terbanyak berada di Kecamatan Kanigoro dengan lima kasus, lalu disusul Kecamatan Sanankulon dengan empat kasus.
Kemudian untuk penanganan jika ada ular yang hadir di rumah warga, pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi ke masyarakat agar mereka tidak gegabah dan bertindak sendiri.
Lebih penting lagi, menghubungi para ahli atau petugas damkar untuk mengani ular tersebut.
“Jika ada laporan, kita minta bukti foto posisi ular dan pelapor bertanggung jawab mengetahui lokasinya. Jika tim sudah datang, maka bisa langsung ditangani karena sudah tau lokasi pastinya. Selain itu, dari foto tersebut, kita juga tahu ini ular berbisa atau tidak,” jelasnya.
Untuk diketahui, ular merupakan hewan melata yang selalu hidup soliter. Ditemukannya ular di permukiman warga biasanya karena ular ini mencari makan dan tersesat.
Karena sejatinya, hewan berdarah panas ini takut akan kehadiran seseorang dan akan menyerang jika merasa terancam atau terusik. (mg2/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila