Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bulan Inklusi Keuangan 2024, PT BPR Penataran Kabupaten Blitar Persero Sosialisasi Simpanan Pelajar dan Jalin PKS dengan 680 Lembaga Pendidikan

Agus Muhaimin • Kamis, 19 September 2024 | 15:00 WIB
Direktur Utama PT BPR Penataran Kabupaten Blitar Perseroda Sahrial Amri dan perwakilan kepala sekolah hendak menandatangani PKS Simpel di Pendapa Agung Hand Astasih, Srengat, Rabu (18/9)
Direktur Utama PT BPR Penataran Kabupaten Blitar Perseroda Sahrial Amri dan perwakilan kepala sekolah hendak menandatangani PKS Simpel di Pendapa Agung Hand Astasih, Srengat, Rabu (18/9)

SRENGAT, Radar Penataran – PT BPR Penataran Kabupaten Blitar Perseroda memiliki produk baru yakni Simpanan Pelajar (Simpel). Kemarin (18/9), badan usaha milik daerah (BUMD) ini menggandeng ratusan lembaga pendidikan di Bumi Penataran dan menyosialisasikan produk anyar tersebut.

Bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2024, kerja sama ini tidak hanya untuk kepentingan bisnis semata.

Namun juga memiliki misi ikut menumbuhkan semangat hemat dan disiplin menabung sejak usia dini.

Direktur Utama PT BPR Penataran Kabupaten Blitar Perseroda, Sahrial Amri mengatakan, kerja sama dan sosialisasi Simpel merupakan bagian dari kegiatan rutin BIK yang diwajibkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bupati Rini Syarifah berfoto bersama peserta sosialisasi Simpel.
Bupati Rini Syarifah berfoto bersama peserta sosialisasi Simpel.

“BIK dilaksanakan pada September-Oktober. Tahun kemarin, kami bahas soal pinjaman online, tahun ini kami fokuskan ke siswa untuk menabung yaitu Simpel,” katanya.

Dia mengaku PT BPR Penataran Kabupaten Blitar Perseroda sudah sering bersinergi dengan lingkungan pendidikan.  Sejumlah produk sudah dinikmati, mulai dari kredit, tabungan, maupun deposito.

“Ini sebenarnya rebranding produk yang sebelumnya mati suri. Kami mulai perkenalkan lagi saat pindah kantor pusat berapa waktu lalu,” ungkapnya.

Lebih dari 600 lembaga pendidikan di Kabupaten Blitar yang mengikuti sosialisasi dan bekerja sama terkait Simpel di Pendapa Ageng Hand Asta Sih, Srengat, kemarin.

Itu hanya lingkungan sekolah dasar (SD) alias belum termasuk jenjang sekolah menengah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar.

“Untuk hari ini kami memang khususkan di jenjang SD. Jumlahnya ada sekitar 680 lembaga diwakili oleh kepala sekolah. Berikutnya, kami akan berkunjung ke sekolah-sekolah untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut,” katanya.

 Amri menegaskan bahwa tidak ada keharusan bagi siswa untuk menggunakan produk perusahaan pelat merah ini.

Namun, pihaknya akan berikhtiar agar pruduk tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

“Ini bagian dari literasi dan edukasi. Tapi, bagi kami, ini sebuah keharusan yang harus dilakukan agar perusahaan bisa  berkembang,” katanya.

Di lokasi yang sama, Bupati Rini Syarifah menyampaikan apresiasi kepada menejemen dan keluarga besar PT BPR Penataran Kabupaten Blitar Perseroda yang sudah berjuang memulihkan kondisi perusahaan milik daerah tersebut.

“Saya ingat persis kondisi BPR ini tiga tahun lalu. Sekarang progresnya sangat baik,” katanya.

Mak Rini berharap lembaga pendidikan negeri maupun swasta di Kabupaten Blitar mendukung budaya menabung sejak usia dini.

Mengingat, kebutuhan atau biaya pendidikan terus meningkat sehingga harus disiapkan jauh-jauh hari.

“BPR ini hadir untuk memberikan salah satu alternatif. Kami berharap pihak sekolah juga aktif menyosialisasikan Simpel kepada siswa maupun wali murid,” ujarnya.

Menurutnya, PT BPR Penataran Kabupaten Blitar Perseroda tidak boleh berhenti di tingkat SD. Namun, budaya hemat dan menabung sejak usia dini tersebut harus ditularkan juga di jenjang pendidikan lainnya.

“SMP, TK, bolehlah dirangkul semua. Sehingga seluruh siswa sadar bahwa tabungan itu penting. Ini juga BPR milik daerah, sehingga keuntungan akan kembali kepada masyarakat melalui pendapatan asli daerah,” tandasnya. (*/c1/hai)

Editor : Nahya Puteri Praheswari
#Kabupaten Blitar #bumd #Simpanan Pelajar #lembaga pendidikan #BIK