Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kendalikan Populasi, Dinas Kebiri Puluhan Kucing di Kota Blitar, Antisipasi Penyakit Menular Zoonosis  

Muhamad Ilham Baha’udin • Senin, 23 September 2024 | 15:10 WIB

 

 

ANTENG: Dokter hewan mengebiri kucing jantan secara gratis untuk mengurangi populasi.   
ANTENG: Dokter hewan mengebiri kucing jantan secara gratis untuk mengurangi populasi.  

BLITAR – Kesehatan hewan peliharaan juga menjadi perhatian dinas terkait. Pasalnya, hewan berpotensi menularkan penyakit pada manusia atau sebaliknya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar Dewi Masitoh.

Menurut dia, penyakit zoonosis atau zoonotik merupakan penyakit yang dapat ditularkan dari hewan kepada manusia ataupun sebaliknya.

”Zoonosis ini disebabkan oleh mikroorganisme parasit. Pada peringatan Hari Rabies Sedunia ini kami gratiskan sejumlah pelayanan pada kucing yang merupakan salah satu hewan zoonosis,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Kamis (19/9/2024).

Kemarin, ada 50 ekor kucing jantan yang dikastrasi alias kebiri. Kemudian, ada 50 ekor kucing menerima pengobatan gratis, dan 50 ekor menerima vaksin rabies.

Total keseluruhan hewan yang menerima pelayanan ini sebanyak 150 ekor. “Kalau tidak lewat program ini, biaya untuk penanganan cukup lumayan ya,” katanya.

Adapun tarif yang dipatok untuk vaksin, pengobatan, dan kastrasi mencapai ratusan ribu. Rinciannya, biaya kastrasi berkisar Rp 350 hingga Rp 400 ribu, sedangkan untuk vaksin rabies sekitar Rp 150 ribu.

“Makanya, kami harap masyarakat memanfaatkan program ini. Selain untuk kesehatan kucing juga meminimalisasi timbulnya potensi penyakit bagi para penggemarnya,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Wali Kota Blitar Santoso, kastrasi juga dalam rangka mengendalikan populasi kucing.

Menurut data dari DKPP, populasi kucing saat ini telah mencapai ribuan ekor. “Kastrasi ini tidak hanya untuk kucing peliharaan, tapi juga menyasar kucing lokal,” ujarnya.

Seperti diketahui, kucing merupakan salah satu hewan popular yang banyak dipelihara. Meski begitu, pemilik harus tetap menjaga kesehatan dan kebersihan.

“Kucing ini salah satu hewan zoonosis. Memang belum ada temuan kasus yang terinfeksi rabies, tapi kita tetap waspada dan menjaga kebersihannya,” pungkasnya. (ham/c1/sub)  

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#zoonosis #DKPP #hewan peliharaan #penyakit #kucing