Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mulai Digemari, Lewat Kompetisi Antar SMA Sederajat, Bola Tangan Gencar Atlet Muda di Blitar

Jihan Wahida Rahma Salsabila • Senin, 23 September 2024 | 22:19 WIB

 

 

BERGERAK: Atlet bola tangan dari SMAN 1 Srengat menembak bola ke arah gawang dari MA MA’rif Udanawu dalam ajang Handball Championship 2024, kemarin (20/9).
BERGERAK: Atlet bola tangan dari SMAN 1 Srengat menembak bola ke arah gawang dari MA MA’rif Udanawu dalam ajang Handball Championship 2024, kemarin (20/9).

BLITAR - Cabang olahraga bola tangan atau handball yang masih baru ini mulai digemari anak muda Kabupaten Blitar.

Terbukti kompetisi yang diadakan oleh Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kabupaten Blitar banyak diikuti anak SMA dan sederajat Jumat (20/9/2024).

Hal ini selain eksistensi juga untuk menjaring atlet berkualitas Ketu ABTI Kabupaten Blitar Khalis Nurul Hidayah mengatakan, kompetisi Blitar Handball Championsip 2024 ini diadakan selama dua hari yakni pada 20-21 September, yang dilakukan di lapangan futsal Seables Kecamatan Srengat.

“Kompetisi ini merupakan kejuaraan bola tangan yang pertama kali di Bumi Penataran. Maka dari itu, kompetisi ini pencarian atlet-atlet yang siap berkompetisi di level lebih tinggi mewakili Kabupaten Blitar,” ujar Khalis yang ditemui di tengah pertandingan bola tangan.

Kompetisi ini diikuti tujuh sekolah SMA/SMK sederajat dengan atlet putra-putri. Mereka bertanding memperebutkan juara 1 hingga juara 3.

Mereka yang terbaik akan disiapkan untuk ajang persiapan Porprov Jawa Timur di Malang Raya tahun depan.

Selain itu, ada kompetisi handball beach yang diselenggarakan provinsi di Pantai Serang pada Oktober mendatang.

Setelah itu, ada kejurprov di Sumenep. Khalis mengaku sempat kesulitan menjaring atlet bola tangan, karena ini merupakan cabang olahraga baru.

Apalagi, ABTI Kabupaten Blitar tidak memiliki atlet professional pada cabor ini, namun mereka sukses melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah.

Terbukti mendapatkan respons baik dari siswa dan sekolah hingga berani mengadakan kompetisi ini.

Meskipun begitu, cabor bola tangan ini sudahg masuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sejak 2020.

Namun baru ada kompetisi sekarang karena terkendala Covid-19, anggaran terbatas untuk cabor yang masih baru, sehingga harus memilah prioritas progam. ABTI Kabupaten Blitar terus mencoba merekrut atlet-atlet yang tertari pada bola tangan.

Beberapa waktu lalu ada 30 anak yang bersedia bergabung menjadi atlet bola tangan Kabupaten Blitar.

Dengan adanya kompetisi handball, ada banyak pilihan dari tim pelatih dalam persiapan kompetisi. (jar/c1/rka)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #handball #abti #bola tangan