Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Berikut 2 Rekomendasi Rumah Sakit di Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, Dekat dengan Tempat Wisata

Jihan Wahida Rahma Salsabila • Kamis, 26 September 2024 | 22:26 WIB
Dua rumah sakit di kecamatan Sananwetan kota Blitar ini terletak di pusat kota dan dekat dengan tempat wisata
Dua rumah sakit di kecamatan Sananwetan kota Blitar ini terletak di pusat kota dan dekat dengan tempat wisata

BLITAR - Kota Blitar memiliki sejumlah rumah sakit yang berkualitas baik dan dipercaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kesehatan mereka. Seringkali beberapa rumah sakit itu menjadi jujukan masyarakat kota Blitar.

Rumah sakit sendiri merupakan hal utama yang dicari masyarakat ketika memerlukan pelayanan atau penanganan terkait kesehatan mereka.

Tentunya pemilihan rumah sakit penting dilakukan masyarakat supaya mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik.

Lokasi rumah sakit juga menjadi pertimbangan masyarakat ketika menjadikan rumah sakit tersebut sebagai jujukan. Jauh dekatnya lokasi rumah sakit dengan rumah mereka menjadi penentu masyarakat dalam memilih rumah sakit.

 Ada yang memilih rumah sakit dekat dengan rumah meski kualitasnya biasa saja dan ada pula yang tidak terlalu memikirkan lokasi asalkan kualitas rumah sakit tersebut dijamin bagus.

Beberapa rumah sakit di kota Blitar ini memiliki kualitas cukup baik yang dipercaya masyarakat sebagai rumah sakit jujukan mereka. Rumah sakit tersebut memberikan pelayanan terbaik sehingga pasien merasakan kepuasan perihal kebutuhan kesehatan.

Selain itu, rumah sakit tersebut juga berada di lokasi yang mudah dijangkau. Adapun sejumlah beberapa tempat wisata dapat dijumpai di sekitar rumah sekitar tersebut.

Mau tahu ada rumah sakit apa? Berikut dua rumah sakit di kota Blitar yang tepatnya berada di kecamatan Sananwetan

  1. RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo merupakan rumah sakit umum milik Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Rumah sakit ini berada di Jl. Kalimantan No.113, Karangtengah, Kecamatan Sananwetan.

RSUD Mardi Waluyo diketahui sudah ada keberadaannya sejak tahun 1972. Ketika pada tahun 2000 an, Jarot Syaiful Hidayat yang saat itu menjabat sebagai Walikota Blitar prihatin dengan kondisi bangunan rumah sakit yang sudah rapuh dan cukup kumuh. Hal itu membuat petugas kesehatan maupun pasien merasa tidak nyaman.

Walikota Blitar itu kemudian melakukan diskusi dengan para dokter dan akhirnya diputuskan Pemkot Blitar membangun gedung baru untuk RSUD Mardi Waluyo. Pada tahun 2010, RSUD Mardi Waluyo yang sebelumnya berlokasi di Jl. Dr. Soetomo itu berpindah ke gedung baru yang berada di Jl. Kalimantan.

Baca Juga: Menteri AHY Beri Pembekalan ke Taruna/i Akmil di Magelang, Gubernur Akmil: Patut Jadi Panutan, Miliki Tripola Dasar

Lokasi RSUD Mardi Waluyo ini terletak di pusat kota sehingga banyak masyarakat kota hingga kabupaten menjadikan rumah sakit ini sebagai jujukan. Adapun di area sekitar rumah sakit ini, terdapat tempat wisata.

Beberapa tempat wisata tersebut adalah Makam Bung Karno, Kebon Rojo, Istana Gebang dan Petik Blimbing Karangsari. Tempat umum lain juga mudah dijangkau seperti mall, hotel, restoran dan sebagainya.

  1. RSI Aminah Blitar

Tak jauh dari RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, Rumah Sakit Islam (RSI) Aminah Blitar berada di Jl. Kenari No.54, Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Rumah sakit ini merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah Blitar yang tergabung dalam Jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah/’Aisyiyah Jawa Timur. 

Rumah sakit ini adalah pengembangan sekaligus relokasi dari RSIA Aminah Blitar yang berlokasi di Jl. Veteran No. 12, Kota Blitar. Diketahui RSI Aminah Blitar beroperasi sekitar tahun 1972 dengan ijin sementara.

Pada tahun 1982 mendapatkan ijin dengan nama RBU Aminah dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) lalu pada tahun 1987 mendapatkan ijin RB Aminah dari Depkes Jatim. Setelah itu, rumah sakit ini menerima ijin tetap RS Bersalin dan Anak Aminah dari Depkes Jatim pada tahun 1998.

Kemudian Ijin Penyelenggaraan I RSIA Aminah dari Depkes RI Jakarta berlaku mulai 24 Maret 2009 hingga 24 Maret 2014 dan Ijin Penyelenggaraan II RSIA Aminah dari KPT Pemkot Blitar berlaku mulai 28 April 2014 hingga 28 Maret 2019.

Pada tahun 2002, PDM Blitar berhasil membeli tanah di Jl. Veteran 39 yang merupakan pengembangan I dari RSIA Aminah. Pada 30 Juli 2003, rumah sakit ini mendapatkan Ijin Prinsip membangun RSU Aminah dari Walikota Blitar kemudian  operasional tahun 2006 sampai sekarang.

Sama seperti RSUD Mardi Waluyo, lokasi rumah sakit ini terletak di pusat kota dan dekat dengan beberapa tempat wisata seperti Kebon Rojo, Makam Bung Karno, dan lain-lain. Berbagai tempat publik juga mudah ditemui di sekitar area RSI Aminah Blitar. (anindya)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#rumah sakit #RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar #RSI Aminah Blitar #Kota Blitar